Kota Kediri Berhasil Raih Juara Umum di Keparprov Jatim 2026
- 22 Sep 2026 16:38 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Kota Kediri keluar sebagai Juara Umum I Kejuaraan Paralimpik Provinsi atau Keparprov Jawa Timur 2026 setelah mencatatkan peningkatan prestasi dalam tiga penyelenggaraan terakhir. Kontingen Kota Kediri mengoleksi 9 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu pada ajang yang berlangsung di lingkungan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu, 19 September 2026 kemarin.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, mengatakan capaian tersebut menunjukkan perkembangan positif prestasi atlet paralimpik Kota Kediri. Ia menyebut posisi Kota Kediri sebelumnya berada di peringkat keempat pada Keparprov 2024, kemudian meningkat menjadi peringkat ketiga pada 2025.
“Alhamdulillah, tentunya kita bersyukur karena dalam Keparprov Tahun 2026 ini Kota Kediri berhasil meraih juara umum. Ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya. Di mana pada Tahun 2024, Kota Kediri berada di peringkat ke-4, kemudian pada Tahun 2025 naik ke peringkat ke-3,” ujarnya, Selasa, 22 September 2026.
Menurut Un Achmad, peningkatan tersebut tidak terlepas dari kerja keras atlet, pelatih, serta tim kontingen Kota Kediri selama proses persiapan hingga pertandingan. Selain itu, keberadaan atlet senior paralimpiade dinilai turut memberikan motivasi bagi atlet yang lebih muda untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar prestasi.
Dari sisi pembinaan, Disbudparpora Kota Kediri juga memberikan dukungan anggaran melalui dana hibah kepada National Paralympic Committee (NPC) Kota Kediri. Dukungan tersebut diarahkan untuk menunjang kebutuhan pembinaan, pelatihan, peningkatan keterampilan, serta kualitas atlet.
“Dengan dukungan anggaran tersebut, kita berharap dapat meningkatkan keterampilan dan kualitas atlet-atlet NPC kita,” ujarnya.
Pada Keparprov Jatim 2026, Kota Kediri mengirimkan 10 atlet untuk berlaga pada cabang olahraga para atletik. Para atlet tersebut mengikuti sejumlah nomor pertandingan, antara lain lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, lempar lembing, dan lempar peluru.
Meski hanya mengirimkan 10 atlet, kontingen Kota Kediri mampu menghasilkan 14 medali dan menempatkan daerah tersebut di posisi teratas klasemen perolehan medali. Capaian ini sekaligus menjadi catatan penting dalam perkembangan pembinaan olahraga paralimpik Kota Kediri.
“Tentunya kami ucapkan terima kasih kepada semua atlet dan pelatih yang telah berjuang dalam Keparprov tahun ini, mudah-mudahan ke depan prestasinya bisa lebih baik lagi,” katanya.
Un Achmad berharap dukungan terhadap atlet paralimpik tidak hanya diberikan ketika mereka mengikuti kejuaraan. Menurutnya, dukungan masyarakat diperlukan agar para atlet dapat terus berkembang sekaligus membawa nama Kota Kediri dalam berbagai kompetisi.
Keparprov Jatim 2026 mempertandingkan cabang olahraga para atletik dan bola voli duduk yang diikuti atlet serta ofisial dari 35 kabupaten/kota di Jawa Timur. Pada cabang para atletik, NPCI Jawa Timur menerapkan pembagian kelompok usia 10–19 tahun dan 20–35 tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat regenerasi atlet disabilitas secara berjenjang.
Sementara pada cabang bola voli duduk, pembatasan kelompok usia tidak diterapkan. Ketentuan tersebut disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing cabang olahraga yang dipertandingkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....