Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Lengkong Lor Nganjuk
- 18 Sep 2026 22:06 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Nganjuk - Kemarau panjang memicu krisis air bersih di Dusun Gurit, Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Kondisi ini menyebabkan sumur-sumur warga mengalami penurunan debit hingga mengering, sehingga sekitar 20 Kepala Keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Sebelum mendapat pasokan air bersih, warga bertahan dengan memanfaatkan satu-satunya sumur bor milik tetangga secara bersama-sama melalui sistem iuran. Namun, sumber air tersebut semakin tidak mencukupi karena debitnya terus menurun dalam dua bulan terakhir.
Kondisi tersebut kemudian mendorong Komunitas Nganjuk Peduli Sesama menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak. Sebanyak empat armada truk tangki dikerahkan secara bertahap dengan total pasokan mencapai 20 ribu liter air.
Ketua Komunitas Nganjuk Peduli Sesama, Supadi, mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terdampak kekeringan. Distribusi dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan masyarakat di lokasi.
“Bantuan air bersih kami salurkan secara bertahap menggunakan empat truk tangki. Total air yang didistribusikan mencapai 20 ribu liter untuk membantu meringankan kebutuhan warga yang terdampak kekeringan,” ujar Supadi, Jumat, 18 September 2026.
Menurut Supadi, kedatangan bantuan air mendapat respons dari warga yang telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Masyarakat langsung membawa berbagai wadah untuk menampung air yang didistribusikan melalui armada tangki.
“Warga menyambut penyaluran air bersih dengan antusias karena mereka memperkirakan kondisi kekeringan masih akan berlanjut. Begitu tangki tiba, masyarakat langsung datang membawa wadah untuk mengambil dan menyimpan air,” kata Supadi.
Krisis air tersebut menunjukkan kebutuhan penanganan yang tidak hanya bersifat sementara. Pasalnya, wilayah Ngluyu dinilai memiliki kerentanan terhadap kekeringan yang kembali muncul ketika musim kemarau berlangsung.
Supadi menambahkan, bantuan air bersih yang diberikan kepada warga Dusun Gurit juga diharapkan dapat menggerakkan kepedulian masyarakat dan berbagai pihak untuk membantu daerah yang mengalami kekurangan air selama musim kemarau.
“Selain memenuhi kebutuhan air warga Dusun Gurit yang saat ini mendesak, kami berharap kegiatan ini dapat menggerakkan kepedulian bersama agar lebih banyak pihak ikut membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” ucap Supadi.
Sementara itu, Kharib, salah satu warga setempat menyambut baik adanya bantuan distribusi air bersih yang dilakukan oleh Komunitas Nganjuk Peduli Sesama.
“Kami menyambut baik adanya bantuan ini dan berharap distribusi air bersih dapat terus dilakukan selama musim kemarau, sehingga kebutuhan warga tetap bisa terpenuhi,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....