Porkab Jombang Akan Jadi Ajang Penjaringan Bibit Atlet Potensial
- 28 Jun 2026 17:20 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Jombang 2026 diproyeksikan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antaratlet, tetapi juga menjadi sarana pemetaan sekaligus penjaringan bibit atlet berpotensi dari seluruh kecamatan.
Untuk mendukung tujuan tersebut, pelaksanaan Porkab tahun ini menerapkan sistem yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Atlet tidak lagi bertanding membawa nama klub, melainkan mewakili kecamatan asal masing-masing. Perubahan mekanisme itu diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi atlet dari seluruh daerah di Kabupaten Jombang.
Ketua KONI Jombang, Sumarsono, mengatakan perubahan sistem tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat pembinaan olahraga sejak tingkat kecamatan. Menurutnya, setiap wilayah memiliki potensi atlet yang perlu diberikan ruang untuk berkembang melalui kompetisi resmi.
"Porkab tahun ini kami arahkan sebagai bagian dari proses pembinaan. Dengan sistem perwakilan kecamatan, potensi atlet di setiap wilayah bisa lebih terlihat dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang," ujar Sumarsono, Minggu, 28 Juni 2026.
Ia menjelaskan, seluruh cabang olahraga (cabor) diminta melakukan pendataan dan inventarisasi atlet yang berada di masing-masing kecamatan. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan atlet yang akan memperkuat kecamatannya pada ajang Porkab.
"Masing-masing cabor harus memetakan atlet yang ada di setiap kecamatan. Dari proses inventarisasi itu akan terbentuk kontingen yang mewakili wilayahnya masing-masing saat kompetisi berlangsung," jelasnya.
Selain mengubah sistem kepesertaan, KONI juga menyerahkan pelaksanaan teknis pertandingan kepada masing-masing cabang olahraga. Kebijakan tersebut diambil karena setiap cabor dinilai lebih memahami kebutuhan teknis dan format kompetisi sesuai karakter olahraga yang dipertandingkan.
"Teknis penyelenggaraan kami percayakan kepada masing-masing cabang olahraga karena mereka yang paling memahami regulasi dan kebutuhan pertandingan di cabornya," katanya.
Sumarsono menambahkan, penyelenggaraan Porkab, termasuk pembiayaannya, menjadi tanggung jawab cabang olahraga. Sementara itu, KONI berperan memberikan dukungan melalui dana pembinaan yang dapat dimanfaatkan untuk membantu pelaksanaan kejuaraan.
"Dana pembinaan yang diterima cabang olahraga tidak hanya diperuntukkan bagi latihan atlet, tetapi juga bisa digunakan untuk mendukung penyelenggaraan Porkab agar kompetisi berjalan dengan baik," jelasnya.
Melalui sistem baru tersebut, KONI berharap pemetaan kekuatan olahraga di setiap kecamatan dapat dilakukan secara lebih akurat sekaligus memudahkan proses pembinaan atlet menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
"Harapan kami, Porkab menjadi wadah untuk menemukan atlet-atlet potensial dari seluruh kecamatan sehingga pembinaan olahraga di Kabupaten Jombang bisa berjalan lebih merata dan berkelanjutan," ucap Sumarsono.
Adapun, Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Jombang 2026 direncakan akan digelar pada Agustus 2026. Ajang tersebut akan melibatkan berbagai cabang olahraga dan menjadi salah satu agenda utama KONI Jombang dalam mempersiapkan atlet-atlet potensial menghadapi kompetisi tingkat regional maupun menuju Porprov 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....