Tips Menjaga Kesehatan Mental pada Remaja
- 25 Mei 2026 12:20 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Menjaga kesehatan mental pada remaja dinilai penting untuk membantu mereka menghadapi berbagai tekanan sosial maupun akademik. Dosen Universitas Bahauddin Mudhary Madura, Faizah Fithriyah, membagikan sejumlah tips agar remaja tetap memiliki kondisi mental yang sehat.
Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memahami penyebab masalah yang dialami remaja. Pendekatan kepada anak perlu dilakukan secara perlahan agar mereka merasa nyaman untuk terbuka.
“Harus dicari dulu penyebabnya seperti apa, lalu mengikuti alurnya. Jangan langsung menghakimi, tetapi lakukan pendekatan secara perlahan,” ujarnya kepada RRI, Senin, 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa rasa aman menjadi kebutuhan utama bagi remaja yang sedang mengalami tekanan mental. Karena itu, orang tua maupun lingkungan sekitar perlu hadir sebagai pendengar yang baik.
“Lebih banyak mendengarkan dan jangan terlalu banyak menuntut. Ketika anak merasa didengar, mereka akan lebih mudah terbuka,” katanya.
Selain itu, Faizah menyarankan remaja untuk memiliki pola hidup yang sehat dan teratur. Membuat jadwal harian dapat membantu mengatur waktu belajar, istirahat, hingga aktivitas sosial secara seimbang.
“Membuat jadwal yang sehat penting agar remaja bisa memahami waktu, tetap bersosialisasi, dan tidak terjebak pada hal-hal negatif,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan sosial yang sehat. Remaja dianjurkan untuk berada di lingkungan yang suportif dan menghindari pergaulan yang memberikan tekanan emosional.
Tak hanya itu, komunikasi dalam keluarga juga menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan mental anak. Orang tua perlu membangun hubungan yang terbuka dan saling menghargai agar anak merasa nyaman menyampaikan masalahnya.
“Pola komunikasi dalam keluarga harus terbuka. Orang tua juga harus saling mendukung agar suasana di rumah terasa nyaman bagi anak,” tuturnya.
Faizah berharap para orang tua lebih peduli terhadap kondisi psikologis anak remaja dan tidak menganggap perubahan perilaku sebagai hal sepele. Menurutnya, dukungan sederhana dari keluarga dapat memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan mental anak.
“Remaja membutuhkan tempat aman untuk bercerita. Kehadiran keluarga yang suportif bisa menjadi kunci utama menjaga kesehatan mental mereka,” ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....