Bulan Bakti Peternakan, Disnak Jombang Intensifkan Penyaluran Vaksinasi PMK
- 19 Sep 2026 19:05 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Dinas Peternakan Kabupaten Jombang mengintensifkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi selama pelaksanaan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sebanyak 28 ribu dosis vaksin disiapkan untuk memperkuat kekebalan ternak sekaligus mengantisipasi potensi peningkatan kasus menjelang musim penghujan.
Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan sendiri berlangsung mulai 26 Agustus hingga 26 September 2026. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dinas Peternakan Kabupaten Jombang juga melaksanakan pelayanan kesehatan hewan terpadu dan vaksinasi PMK semester kedua tahun ini.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Azis Daryanto mengatakan, vaksinasi semester kedua mulai dilaksanakan sejak 31 Agustus dan dijadwalkan berlangsung hingga akhir Oktober 2026.
Menurutnya, pemberian vaksin diarahkan untuk membentuk kekebalan kelompok pada ternak sapi. Langkah tersebut dinilai penting karena perubahan musim menuju penghujan berpotensi diikuti peningkatan risiko penyebaran PMK.
“Vaksinasi semester kedua ini kami lakukan untuk membentuk kekebalan kelompok pada sapi, terutama menghadapi musim penghujan dan pancaroba yang biasanya berpotensi diikuti peningkatan kasus PMK,” ujar Azis, Sabtu, 19 September 2026.
Azis berharap vaksinasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu mempertahankan kondisi kesehatan ternak sekaligus menekan kemungkinan munculnya kembali kasus PMK di Kabupaten Jombang. “Harapannya, dengan vaksinasi yang terus kami lakukan sampai akhir tahun, kasus PMK dapat tetap ditekan di Kabupaten Jombang,” katanya.
Berdasarkan pemantauan Dinas Peternakan, kondisi PMK di Kabupaten Jombang saat ini masih terkendali. Tidak ditemukan kasus PMK sejak April 2026 hingga September. “Untuk kondisi kasus PMK di Jombang, sejak April sampai sekarang sudah zero kasus. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada lagi kasus PMK,” jelas Azis.
Meski kondisi kasus masih nol, Dinas Peternakan tetap melakukan langkah pencegahan. Sebanyak 28 ribu dosis vaksin yang diterima akan didistribusikan untuk diberikan kepada ternak sapi di berbagai wilayah Kabupaten Jombang.
Salah satu pelaksanaan vaksinasi berlangsung di Kandang Berkah Aarkun, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kesehatan hewan yang dilakukan selama Bulan Bakti Peternakan.
Selain vaksinasi, Dinas Peternakan juga memperkuat pengawasan kesehatan hewan dan edukasi kepada peternak. Peternak diminta memperhatikan kondisi lingkungan kandang serta segera melaporkan apabila menemukan gejala yang mengarah pada PMK.
“Peternak kami minta menjaga kebersihan kandang, memastikan pakan dan air minum tetap baik. Jika ada gejala seperti demam, lepuh di bagian mulut atau kuku, serta air liur berlebihan, segera laporkan kepada Puskeswan atau petugas,” kata Azis.
Sementara itu, pemilik Kandang Berkah Aarkun, Agus Purwanto mengatakan, sebanyak 39 ekor sapi di kandangnya telah mendapatkan vaksin PMK dari petugas. “Sebanyak 39 sapi di kandang ini sudah mendapatkan vaksin PMK. Kami berterima kasih dengan adanya vaksinasi ini dan berharap kondisi seluruh sapi tetap sehat,” ujar Agus.
Dinas Peternakan Kabupaten Jombang akan melanjutkan pelaksanaan vaksinasi hingga akhir Oktober 2026. Selain menjaga kekebalan ternak, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan kondisi tanpa kasus PMK di tengah perubahan musim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....