Terpilih Jadi Ketua IKA Unair Kediri, Sulistyo Budi Fokus Isu Lingkungan
- 19 Apr 2026 17:05 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Dengan mengusung tema 'Mapan Berbudaya' diyakini kepemimpinan baru IKA Unair Kediri diharapkan semakin solid, terorganisir, dan menjadi motor penggerak kontribusi alumni bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya
RRI.CO.ID, Kediri – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga (Unair) Cabang Kediri resmi menetapkan Sulistyo Budi sebagai ketua baru.
Sulistyo Budi terpilih secara aklamasi sebagai nahkoda baru IKA Unair Kediri untuk lima tahun ke depan, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang dirangkai Halalbihalal di Aula RS SLG Kediri, Minggu, 19 April 2026.
Sulistyo menyebutkan, langkah awal kepemimpinannya akan dilakukan memperkuat konsolidasi internal, dimulai dari pendataan ulang alumni Unair di Kediri secara sistematis dan akurat.
"Data alumni saat ini masih asumsi. Diperkirakan lebih dari seribu orang. Ini potensi besar yang harus dikelola dengan baik," ujarnya.
Menurut Sulistyo, alumni Unair di Kediri didominasi kalangan intelektual dan profesional di berbagai bidang. Potensi itu akan dioptimalkan agar memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ke depan, ia menegaskan IKA Unair Kediri tidak boleh sekadar seremonial. Organisasi alumni harus aktif menyelesaikan persoalan masyarakat, sejalan dengan arahan pengurus pusat. Apalagi ada sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian antara lain pengelolaan sampah dan berkurangnya sumber air bersih.
"Kami akan mengkaji apakah IKA Unair Kediri bisa terlibat langsung memberi solusi, lewat pendekatan keilmuan maupun kolaborasi lintas sektor," kata Sulistyo.
Ia mencontohkan, IKA Unair Tulungagung yang berhasil berkontribusi dalam penanganan kekeringan hingga mendapat pengakuan nasional.
"Hal seperti itu yang ingin kami adaptasi. Alumni harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya," imbuhnya.
Sulistyo juga menyoroti, kekuatan alumni di sektor kesehatan. Banyak lulusan Fakultas Kedokteran Unair kini berkiprah sebagai tenaga medis hingga pimpinan rumah sakit di Kediri.
"Potensi ini akan dioptimalkan untuk mendukung program sosial, khususnya kesehatan masyarakat," katanya.
Lebih lanjut, ia mengemukakan, kepengurusan baru akan mendorong kolaborasi dengan instansi pemerintah dan swasta. Namun Sulis menegaskan sinergi kuat harus diawali basis data dan organisasi yang solid.
"Kunci utama kita adalah konsolidasi. Setelah itu, baru bergerak lebih luas dengan kolaborasi terarah," katanya.
Adapun Ketua IKA Unair sebelumnya, drh Nonot Suhartono, menilai alumni di wilayah ini memiliki posisi strategis, mulai dari direktur rumah sakit hingga pejabat pemda.
"Kami berharap, jaringan yang ada diperkuat untuk meningkatkan kontribusi bagi pembangunan daerah, misalnya lewat forum diskusi atau kajian ilmiah," kata Nonot.
Dengan mengusung tema 'Mapan Berbudaya' diyakini kepemimpinan baru IKA Unair Kediri diharapkan semakin solid, terorganisir, dan menjadi motor penggerak kontribusi alumni bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....