Pasca Lebaran, Ketersediaan Beras di Pasar Tradisional Jombang Aman
- 27 Mar 2026 19:55 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Ketersediaan beras di tingkat pedagang pasar tradisional di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terpantau aman pascalebaran 2026. Kondisi ini terlihat dari kelancaran pasokan serta stok yang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pedagang beras di pasar tradisional Ploso Jombang, Salim, mengatakan bahwa saat ini ketersediaan barang di lapak tidak mengalami kendala berarti.
“Kalau sekarang stoknya tetap lancar. Kiriman dari pemasok juga rutin, jadi tidak ada kekhawatiran kekurangan barang,” ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.
Selain stok yang aman, harga beras juga mulai menunjukkan tren penurunan. Jika sebelumnya harga beras medium sempat berada di kisaran Rp13.500 hingga Rp14.000 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp12.500 sampai Rp13.000 per kilogram.
Penurunan harga tersebut diperkirakan berada di kisaran 5 hingga 10 persen, dipengaruhi oleh turunnya permintaan masyarakat setelah momentum Lebaran serta bertambahnya pasokan dari daerah produsen.
Salim menuturkan, menurunnya harga tidak terlepas dari perubahan pola belanja masyarakat. Setelah kebutuhan meningkat tajam menjelang hari raya, kini pembelian cenderung kembali normal.
“Biasanya setelah Lebaran permintaan menurun. Orang-orang sudah tidak belanja sebanyak sebelumnya, jadi harga ikut menyesuaikan,” katanya.
Sementara itu, Perum Bulog Cabang Mojokerto sebelumnya telah memastikan bahwa stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman.
Kepala Cabang Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, menegaskan bahwa cadangan beras pemerintah, termasuk beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), masih tersedia dalam jumlah yang memadai.
“Kami memastikan ketersediaan beras SPHP dan minyak goreng tetap terjaga. Untuk beberapa bulan ke depan bahkan hingga tahun depan, stok masih mencukupi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada tekanan berarti dari faktor global yang berdampak pada ketersediaan pangan di daerah.
“Sejauh ini belum ada kendala dari kondisi global yang memengaruhi stok. Situasinya masih terkendali,” ujarnya.
Untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, Bulog terus menyalurkan beras SPHP melalui berbagai jalur distribusi, termasuk pasar tradisional, ritel modern, serta program Gerakan Pangan Murah yang melibatkan berbagai pihak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....