Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Kediri dan Nganjuk

  • 08 Jun 2026 14:39 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Perum Bulog Kantor Cabang Kediri terus melakukan percepatan penyaluran Bantuan Pangan untuk menjaga stabilitas harga pangan di wilayahnya
  • Sampai saat ini stok beras di Bulog Kediri ad sebanyak 99.471 ton, atas setara dengan ketahanan stok selama 8 bulan mendatang

RRI.CO.ID, Kediri - Perum Bulog Kantor Cabang Kediri terus melakukan percepatan penyaluran Bantuan Pangan untuk menjaga stabilitas harga pangan di wilayahnya. Hingga sekarang, bantuan pangan yang telah disalurkan di Kabupaten Kediri telah mencapai 93 persen dari pagu penyaluran yaitu sebanyak 4.701.060 kg beras dan 940.212 liter minyak goreng.

"Adapun pagu penyaluran Bantuan Pangan Kabupaten Kediri adalah sebanyak 5.003.220 kg untuk beras dan 1.000.644 liter untuk minyak goreng dengan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) sebesar 250.161 PBP," kata Pemimpin Bulog Kediri, Harisun, dalam keterangannya, Senin, 8 Juni 2026.

Sementara, jelas Harisun, untuk Kabupaten Nganjuk, Bantuan Pangan mulai disalurkan hari ini dan telah mencapai sebesar 16 persen dari pagu penyaluran yaitu 656.020 kg beras dan 131.204 minyak goreng. "Jumlah pagu penyaluran Bantuan Pangan Kabupaten Nganjuk adalah 4.068.120 kg beras dan 813.624 liter minyak goreng dengan jumlah PBP sebanyak 203.406 keluarga," katanya.

Ia mengatakan, juga akan mempercepat penyaluran Bantuan Pangan dengan target selesai pada pertengahan Juni 2026. "Kami akan melakukan segala upaya agar penyaluran Bantuan Pangan ini selesai dilaksanakan pada pertengahan Juni, karena kami menyakini Bantuan Pangan akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen," katanya.

Selain bantuan pangan, imbuhnya, Bulog Kediri juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP ke berbagai saluran distribusi resmi, termasuk pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah. "Pemerintah menilai bahwa kombinasi antara penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar," katanya.

Ia meyakini, dengan ketersediaan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kecukupan pasokan beras nasional. "Kami berpesan kepada masyarakat di wilayah Kota Kediri, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk untuk tidak khawatir terjadi kelangkaan stok, karena hingga hari ini stok beras yang tersimpan di seluruh gudang Bulog Kediri sangat cukup," katanya.

Ia melanjutkan, sampai saat ini stok beras di Bulog Kediri ad sebanyak 99.471 ton, atas setara dengan ketahanan stok selama 8 bulan mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....