Menjelang Haji 2027, Calon Jemaah Diminta Rajin Bermanasik
- 29 Agt 2026 22:47 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Menjelang pelaksanaan ibadah haji 2027, calon jemaah haji reguler Kabupaten Jombang diminta rajin mengikuti manasik untuk memahami seluruh tahapan ibadah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Persiapan sejak dini dinilai penting agar jemaah memiliki bekal pengetahuan dan kesiapan menghadapi rangkaian haji.
Bupati Jombang Warsubi mengatakan calon jemaah perlu memahami tata cara dan ketentuan setiap tahapan ibadah sebelum berada di Tanah Suci. Menurutnya, pemahaman tersebut tidak seharusnya baru dipelajari ketika jemaah telah berada di Arab Saudi.
"Ibadah haji memiliki rangkaian dan ketentuan yang harus dipahami dengan baik. Jangan sampai calon jemaah baru mempelajari tata cara ibadah setelah berada di Tanah Suci," kata Warsubi, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Karena itu, Warsubi meminta calon jemaah memanfaatkan setiap kegiatan manasik secara serius. Materi yang diberikan diharapkan dapat membantu jemaah memperoleh gambaran mengenai tahapan ibadah yang akan dijalankan.
"Simak setiap arahan dalam manasik dan catat hal-hal penting yang perlu dipersiapkan. Dengan begitu, calon jemaah memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang akan dihadapi di Tanah Suci," ujarnya.
Selain pemahaman ibadah, Warsubi mengingatkan pentingnya kesiapan secara menyeluruh. Calon jemaah diminta mampu mengikuti aturan, mematuhi arahan petugas, menjaga kondisi diri, serta memperhatikan sesama jemaah selama menjalankan ibadah.
Pemkab Jombang, lanjut Warsubi, siap berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk memperkuat pembinaan serta persiapan calon jemaah haji di daerah.
"Pemerintah Kabupaten Jombang siap berkoordinasi dan mendukung berbagai upaya bersama Kementerian Haji dan Umrah dalam mempersiapkan para jemaah," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan juga meminta calon jemaah mempersiapkan diri sejak jauh hari. Salah satu hal utama yang perlu dilakukan adalah mempelajari rukun dan rangkaian ibadah haji.
"Bapak dan Ibu calon jemaah haji perlu mempelajari rukun haji sebelum berangkat ke Tanah Suci," ujar Gus Irfan.
Gus Irfan juga menekankan persiapan kesehatan. Jemaah diminta menjaga stamina dan tidak memaksakan aktivitas agar kondisi fisik tetap prima selama mengikuti rangkaian ibadah haji.
"Calon jemaah harus menjaga kesehatan melalui manasik kesehatan. Jangan sampai terlalu memforsir diri sehingga mengalami kelelahan ketika menunaikan ibadah haji," jelasnya.
Gus Irfan menyampaikan, evaluasi penyelenggaraan haji 2026 menunjukkan indeks kepuasan jemaah berada di kisaran 92 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu dasar bagi Kementerian Haji dan Umrah untuk meningkatkan pelayanan pada penyelenggaraan haji 2027.
"Indeks kepuasan jemaah haji 2026 mencapai sekitar 92 persen. Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah akan bekerja lebih keras agar pelayanan haji 2027 dapat semakin maksimal," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....