Kemenhaj Jombang Mulai Siapkan Tahapan Bio Visa Haji 2027
- 02 Agt 2026 22:39 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang mulai mempersiapkan tahapan pengurusan bio visa bagi calon jemaah haji (CJH) musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Persiapan tersebut dilakukan setelah proses verifikasi tahap pertama calon jemaah hampir selesai, sehingga tahapan administrasi pemberangkatan mulai berlanjut.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan pendataan calon jemaah yang telah memiliki paspor mulai dilakukan sebagai syarat awal pengajuan bio visa.
Menurutnya, calon jemaah yang belum memiliki paspor diminta segera mengurus dokumen tersebut agar tidak menghambat proses administrasi berikutnya.
"Tahapan bio visa mulai kami siapkan. Karena itu, kami mengimbau calon jemaah yang belum memiliki paspor agar segera mengurusnya. Paspor menjadi dokumen utama yang wajib dipenuhi sebelum proses pemberangkatan dilanjutkan," ujar Ilham, Minggu, 2 Agustus 2026.
Hingga awal Agustus 2026, verifikasi tahap pertama menunjukkan sebanyak 1.104 dari total 1.282 calon jemaah yang masuk daftar urut porsi telah menyatakan siap berangkat. Sementara itu, sekitar 100 calon jemaah masih belum memberikan konfirmasi, sedangkan puluhan lainnya memilih menunda keberangkatan.
Berdasarkan data Kemenhaj Kabupaten Jombang, sebanyak 64 calon jemaah masuk kategori prioritas lanjut usia (lansia) dan akan memperoleh pendampingan khusus selama penyelenggaraan ibadah haji.
“Kami pastikan pendampingan administrasi, pemeriksaan kesehatan, kepemilikan paspor, hingga kesiapan finansial akan terus dilakukan agar seluruh tahapan penyelenggaraan haji 2027 berjalan sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.
Ilham menjelaskan keputusan menunda keberangkatan umumnya dipengaruhi sejumlah pertimbangan pribadi. Mulai dari kondisi ekonomi yang belum memungkinkan, masih memiliki anak berusia kecil, hingga keinginan menunggu mahram agar dapat berangkat bersama anggota keluarga.
"Alasan penundaan cukup beragam. Sebagian karena kondisi ekonomi, ada yang masih memiliki anak kecil, dan ada pula yang memilih menunggu mahram agar bisa berangkat bersama keluarga," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....