Lolos Visitasi, Bandara Dhoho Kediri Siap Jadi Embarkasi Haji Tahun 2027

  • 21 Agt 2026 20:57 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Bandara Internasional Dhoho Kediri dinyatakan siap secara infrastruktur untuk melayani penerbangan jemaah haji

RRI.CO.ID, Kediri - Bandara Internasional Dhoho Kediri dinyatakan siap secara infrastruktur untuk melayani penerbangan jemaah haji. Hal ini terungkap setelah Tim Direktorat Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melakukan visitasi langsung pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Kehadiran tim pusat ini menjadi langkah krusial dalam proses penetapan Dhoho sebagai bandara embarkasi haji. Jika disetujui, jemaah dari wilayah Jawa Timur bagian selatan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Surabaya.

Dalam visitasi tersebut, tim meninjau secara detail kesiapan sisi udara hingga sisi darat. Mulai dari kondisi apron, terminal penumpang, sistem keamanan, layanan ground handling, hingga kesiapan penyediaan katering untuk jemaah.

Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan respons positif. Secara umum, kelengkapan infrastruktur, fasilitas operasional, hingga kesiapan pelayanan penumpang di Bandara Dhoho dinilai sudah sangat memadai untuk standar penerbangan haji.

Pada Jumat, 21 Agustus 2026, Direktur PT Surya Dhoho Investama, Maksin Arisandi menegaskan, komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh catatan peninjauan demi kenyamanan para duyufurrahman atau tamu Allah.

"Kami melihat visitasi ini sebagai bagian penting untuk memastikan kesiapan Bandara Dhoho secara menyeluruh. Masukan dari seluruh stakeholder akan menjadi dasar bagi kami untuk melakukan penguatan dan penyempurnaan," kata Maksin.

Maksin menyatakan, jika nantinya Dhoho dipercaya mendukung embarkasi haji, kami siap memberikan dukungan penuh kepada masyarakat. Tujuannya, agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan aman, nyaman, dan baik.

Kesiapan operasional ini juga diimbangi dengan koordinasi intensif bersama pengelola bandara dan pihak maskapai. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra menyampaikan, bahwa penyesuaian teknis terus berjalan sesuai arahan regulator.

"Dari hasil peninjauan, secara umum Bandara Dhoho telah siap mendukung penerbangan haji. Kami akan terus melakukan penguatan pada aspek-aspek teknis dan memastikan seluruh kebutuhan operasional dapat diselaraskan dengan ketentuan regulator serta kebutuhan airline," kata Rahmat Yoni Saputra.

Maskapai internasional Saudia Airlines turut menerjunkan tim untuk mengecek langsung kesiapan apron dan fasilitas darat.

Hasil kaji lapangan dari pihak maskapai menjadi bahan evaluasi bersama agar seluruh prosedur penerbangan haji memenuhi standar internasional.

Seorang warga Kediri, Mohamad mengatakan, pihaknya sangat bangga dengan keberadaan Bandara Dhoho Kediri.

"Selama ini kita harus ke Surabaya dulu kalau mau berangkat haji. Sekarang kalau Bandara Dhoho benar-benar jadi embarkasi, perjalanan ibadah kami jadi lebih dekat, lebih hemat waktu dan tenaga. Ini bukti Kediri terus berkembang dan bisa melayani umat dengan baik," kata Mohamad, warga Kota Kediri.

Menindaklanjuti visitasi tersebut, seluruh pemangku kepentingan menggelar Rapat Koordinasi di Hotel Grand Surya Kediri pada Kamis, 20 Agustus 2026. Pertemuan ini mematangkan detail krusial, mulai dari alokasi slot time penerbangan, skema transit dan akomodasi jemaah, kesiapan tim medis, pemeriksaan imigrasi CIQ, hingga pengelolaan logistik.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, hadirnya embarkasi haji di Bandara Dho Kediri diharapkan tak sekadar mempermudah mobilitas jemaah Jawa Timur bagian selatan, tetapi juga menghadirkan pengalaman beribadah yang lebih ramah dan menenangkan sejak dari tanah air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....