Kediri Bakal Punya Hotel Haji Pertama di Indonesia
- 22 Jul 2026 06:24 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) melakukan peninjauan langsung lahan di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol
RRI.CO.ID, Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) melakukan peninjauan langsung lahan di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Selasa, 21 Juli 2026 Lokasi ini direncanakan menjadi tempat, pembangunan hotel haji.
Peninjauan tersebut dilakukan Mas Dhito bersama dengan Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Kediri, PT Surya Dhoho Investama, dan Badan Pertanahan Nasional.
"Lahan seluas 55.000 meter persegi. Kalau nanti disetujui oleh Kementerian Haji dan Umroh itu akan dijadikan hotel haji," kata Mas Dhito di sela peninjauan.
Lokasi lahan yang ditinjau berada tidak jauh dari Bandara Dho Kediri. Untuk mengetahui kondisi lahan secara keseluruhan, Mas Dhito juga melakukan pemantauan menggunakan drone.
Dari hasil peninjauan, Mas Dhito menilai ada beberapa catatan penting yang harus menjadi perhatian. Di antaranya adalah akses jalan yang masih perlu dilakukan pelebaran.
Selain pelebaran jalan, Mas Dhito juga menyoroti soal penerangan jalan di sekitar lokasi. Hal ini dinilai penting untuk menunjang aktivitas jamaah nantinya.
Jika rencana ini terealisasi, hotel haji di Kediri akan menjadi yang pertama di Indonesia. Oleh karena itu, perencanaan harus dilakukan secara matang dan komprehensif.
Salah satu perhatian utama Mas Dhito, adalah pemanfaatan bangunan di luar musim haji. Ia tidak ingin hotel tersebut hanya berfungsi saat musim pemberangkatan saja.
"Harus dipikirkan juga di luar season haji supaya tidak hanya sekedar bangunan yang berdiri melayani musim haji. Begitu musim haji selesai kan juga harus tetap bermanfaat," katanya.
Menurutnya, hotel ini bisa difungsikan untuk kegiatan lain seperti pelatihan, MICE, atau wisata religi agar nilai ekonominya tetap berjalan sepanjang tahun.
Diketahui, sebelumnya dalam rapat koordinasi kesiapan teknis dan operasional embarkasi haji di Asrama Haji Sukolilo pada 1 Juli lalu, Bandara Dhoho disebut sebagai salah satu opsi embarkasi haji.
Bandara baru yang berlokasi di Kabupaten Kediri ini diproyeksikan bisa menjadi pusat pemberangkatan bagi jamaah haji dari sekitar 10 hingga 12 kabupaten/kota di wilayah Mataraman.
Terpisah, salah satu warga di Kabupaten Kediri, Diah Ajeng mengemukakan, sangat terkesan dengan upaya Pemkab Kediri yang mulai menyiapkan pendirian hotel haji tersebut.
"Harapannya, Kabupaten Kediri bisa segera mewujudkan hotel haji tersebut, sehingga bila nanti Bandara Dhoho buka penerbangan ke Makkah, maka mereka bisa memanfaatkan fasilitas ini dengan baik," kata Diah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....