Menanti ke Madinah, Jemaah Kediri Empat Kali Umrah

  • 13 Jun 2026 10:50 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Jemaah haji Kloter 111 asal Kabupaten Kediri memanfaatkan waktu selama berada di Kota Makkah untuk memperbanyak ibadah sunah. Selain rutin melaksanakan salat berjamaah di Masjidil Haram, para jemaah juga melaksanakan umrah sunah hingga empat kali dengan mengambil miqat dari lokasi yang berbeda sebelum dijadwalkan bergeser ke Madinah.

Ketua Kloter 111 Kabupaten Kediri, Siti Marfu'ah, Jumat, 12 Juni 2026 menjelaskan bahwa setelah menuntaskan rangkaian ibadah wajib haji, para jemaah memaksimalkan kesempatan beribadah selama masih berada di Tanah Suci. Empat kali umrah sunah yang dilakukan, yaitu dua kali mengambil miqat dari Tan’im dan dua kali mengambil miqat di Ji’ronah.

“Beberapa hari ini kami melaksanakan umrah sunah secara umum sebanyak empat kali khususnya bagi jemaah yang kondisinya sehat, tidak ada keluhan ringan. Beberapa hari kedepan kami masih akan melaksanakan umrah, tapi secara mandiri dan biaya sendiri, karena yang paket dari KBIH sudah selesai,” jelasnya.

Ia mendambahkan untuk pergeseran jemaah haji kloter 111 Kabupaten Kediri ke Madinah, sesuai jadwal dilaksanakan pada tanggal 21 Juni 2026. “Jadi saat ini masih belum ada persiapan terkait dengan koper, penimbangan dan lain-lain, karena perpindahan ke Madinah masih cukup lama,” ujarnya.

Hingga saat ini seluruh jemaah haji kloter 111 dalam kondisi sehat, dan hanya beberapa jemaah yang mengalami batuk pilek. “Semuanya berada di hotel 118, secara umum pemeriksaan kesehatan pada jemaah tetap dilakukan, termasuk visitasi ke kamar-kamar dan pemberian obat bagi yang memerlukan,” ucapnya.

Ji'ronah dan Tan'im adalah dua lokasi miqat (tempat memulai niat umrah atau haji) yang berada di luar batas Tanah Haram, Makkah. Masjid Tan'im (Masjid Aisyah) dalam sejarahnya merupakan tempat dimana Rasulullah SAW memerintahkan istrinya, Sayyidah Aisyah RA, untuk berniat umrah saat Haji Wada'

Sedangkan Masjid Ji'ronah dalam sejarah merupakan lokasi tempat Rasulullah SAW dan para sahabat berihram untuk umrah setelah Perang Hunain. Siti Marfu'ah mengungkapkan pelaksanaan umrah sunah dengan berbagai miqat memberikan pengalaman spiritual tersendiri bagi jemaah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....