Manasik Haji Jombang Perkuat Kesiapan Jamaah

  • 04 Feb 2026 21:25 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang menggelar bimbingan manasik haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai upaya memperkuat kesiapan jamaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Kegiatan ini dirancang untuk memastikan jamaah memahami rangkaian ibadah secara menyeluruh serta siap secara fisik dan mental.

Manasik haji dilaksanakan selama empat hari, mulai 2 hingga 5 Februari 2026, dan digelar serentak di empat lokasi berbeda di Kabupaten Jombang. Pola ini diterapkan agar pelaksanaan pembinaan lebih efektif dan mudah diakses oleh seluruh calon jamaah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan penyelenggaraan manasik di beberapa titik bertujuan mendekatkan layanan kepada jamaah sekaligus meningkatkan kualitas pembekalan.

“Pelaksanaan kami bagi di empat lokasi supaya jamaah lebih mudah menjangkau dan proses pembinaan bisa berjalan optimal,” ujar Ilham, Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menjelaskan, manasik merupakan tahapan lanjutan setelah jamaah menyelesaikan seluruh proses administrasi haji, mulai dari pendataan, pelunasan biaya, hingga pramanifest. Melalui kegiatan ini, jamaah diharapkan memiliki pemahaman yang lebih matang terkait pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Pembekalan ini penting agar jamaah tidak hanya paham secara teori, tetapi juga siap menghadapi kondisi dan tahapan ibadah yang akan dijalani,” katanya.

Pada musim haji 2026, Kabupaten Jombang memperoleh kuota sebanyak 1.267 jamaah. Seluruh jamaah tersebut akan diberangkatkan dalam empat kelompok terbang, yakni Kloter 60 sebanyak 165 jamaah, Kloter 61 dan 62 masing-masing 374 jamaah, serta Kloter 63 dengan 364 jamaah.

“Rencana keberangkatan jamaah Jombang dijadwalkan pada 6 dan 7 Mei 2026,” jelas Ilham.

Materi manasik disampaikan secara komprehensif, mencakup persiapan sebelum masuk embarkasi, alur pelayanan di embarkasi, perjalanan udara, hingga layanan di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah dan Bandara King Abdul Aziz International Airport Jeddah.

Selain itu, jamaah juga dibekali pemahaman terkait rangkaian ibadah di Madinah dan Makkah, persiapan pra-Armuzna, pelaksanaan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, praktik manasik umrah dan haji, hingga pelaksanaan tawaf ifadhah dan ibadah pasca-Armuzna.

Ilham menekankan pentingnya kehadiran seluruh calon jamaah sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditentukan oleh panitia.

“Manasik ini menjadi bekal utama agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan tertib dan lancar. Kami berharap seluruh jamaah mengikutinya dengan penuh kesungguhan,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan manasik haji ini, Kemenhaj Kabupaten Jombang berharap seluruh jamaah memiliki kesiapan yang memadai sehingga mampu menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan khusyuk pada musim haji 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....