Pasokan Berkurang 85 Persen, Harga Cabai Kian Meningkat

  • 27 Jul 2026 21:31 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Harga sejumlah komoditas cabai di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri kembali mengalami kenaikan

RRI.CO.ID, Kediri - Harga sejumlah komoditas cabai di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri kembali mengalami kenaikan, pada Senin, 27 Juli 2026. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah dan cabai merah keriting.

Ketua Asosiasi Petani Cabai Indonesia APCI Kabupaten Kediri, Suyono menyatakan, kenaikan harga dipicu menipisnya pasokan di tingkat pasar.

"Untuk cabai rawit merah CRM, semua jenis mengalami kenaikan. Cabai BIRENGOS 99 naik Rp10.000 menjadi Rp38.000 per kg. ASMORO 043 naik Rp9.000 jadi Rp36.000," kata Suyono.

Sementara, imbuhnya, varietas PRESTOL TUM 99 dan JUMTA 25 F1 masing-masing naik Rp4.000 dan Rp6.000, kini berada di harga Rp27.000 per Kg.

"Hal serupa, juga terjadi pada cabai merah keriting CMK. Jenis BOSS 1w1 F1 dan SIBAD 46 sama-sama naik Rp2.000. Kini CMK dijual Rp23.000 hingga Rp25.000 per kg," katanya.

Ia menambahkan, menipisnya pasokan menjadi penyebab utama. Pasokan CRM hari ini hanya 10 ton, turun 71,4 persen dari normal 35 ton, sedangkan pasokan CMK hanya 1,5 ton, anjlok 85 persen dari normal 10 ton.

Namun berbeda dengan CRM dan CMK, harga cabai merah besar CMB justru relatif stabil bahkan ada yang turun. GADA EVO turun Rp1.000 jadi Rp23.000. SANBOS 08 F1 turun Rp2.000 jadi Rp20.000.

"Pasokan CMB tercatat 4 ton, turun 77,8 persen dari normal 18 ton. Meski turun, harga CMB tidak mengalami lonjakan signifikan," ungkapnyam

Mengenai asal pasokan CRM dan CMB, lanjutnya, masih didominasi dari Kediri, Malang, dan Jateng. Sementara CMK berasal dari Kediri dan Blitar.

"Sebagian pasokan juga terserap industri. Melalui Glower, CMB diserap 1,5 ton, CMK 1 ton, dan CRM 2 ton. Selain itu 1 ton CRM dikirim ke Kalimantan," ujarnya.

Sisa pasokan saat ini, sebut Suyono, diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pasar modern dan tradisional di seluruh wilayah Jawa Timur.

"Kenaikan harga cabai ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pasokan kembali normal dalam beberapa hari ke depan," ucapnya.

Terpisah, konsumen cabai di Kediri, Ratna mengatakan, lebih memilih berbelanja bahan pangan dengan bijak. Jika ada bahan pokok yang harganya naik, pihaknya lebih memilih mengurangi volume belanja.

"Ya kalau beli cabai, secukupnya, dan tidak berlebihan. Sebab, ekonomi sekarang lagi sulit, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Ratna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....