Fakta Unik Bunga Lily Of The Valley

  • 08 Jan 2026 05:51 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Bunga Lily Of The Valley adalah bunga yang manis dan penuh nostalgia yang biasanya tumbuh subur selama kondisi musim semi yang subur di bulan Mei. Bunga-bunga yang tumbuh berkelompok ini menumbuhkan kelopak-kelopak halus berbentuk lonceng sepanjang bulan, menjadikannya pilihan yang indah untuk bunga kelahiran bulan Mei.

Lily Of The Valley adalah bunga lonceng putih kecil yang sangat harum, melambangkan kemurnian, kebahagiaan, dan awal baru, tetapi sangat beracun. Bunga ini juga menjadi bunga favorit kerajaan Inggris serta bunga nasional Finlandia.

-         Bunga Lily Of The Valley Adalah Salah Satu Bunga Yang Paling Dikenal Karena Keindahan Dan Aromanya Yang Memikat.

Lily Of The Valley ( Convallaria Majalis ) adalah tanaman herba abadi yang ditemukan secara alami di hutan dan rimba beriklim sedang di wilayah utara, dengan tiga subspesies geografis berbeda di wilayah asalnya di Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Sebagai anggota famili tumbuhan  Asteraceae , Lily Of The Valley berkerabat dengan Asparagus, Hosta, Yucca, Agave, Snake Plant, Dan Spider Plant.

Bunga-bunga harum ini memiliki bentuk lonceng pada tangkai tipis, dengan dedaunan yang rimbun memberikan dasar hijau yang subur. Tergantung pada varietasnya, daunnya mungkin berwarna hijau tua yang pekat mirip dengan batu kelahiran bulan Mei, Zamrud, hijau kebiruan, atau bergaris-garis lebih terang. Beberapa jenis juga mungkin memiliki bunga ganda.

Baca Juga: Bunga Pertama dan Tertua di Dunia

Bunga ini populer untuk pernikahan dan parfum mewah karena aromanya, sering disebut "Lonceng Mei" atau "Air Mata Bunda Maria", dan memiliki makna budaya yang kuat di berbagai negara.

Terlepas dari semua keindahan dan simbolisme serta asosiasinya yang menawan, bunga bakung lembah memiliki sisi gelap yang berbahaya. Semua bagian tanaman ini sangat beracun bagi manusia dan hewan, terutama kucing, anjing, dan kuda. Akarnya adalah bagian tanaman yang paling beracun, tetapi bahkan menyentuh daunnya pun dapat menyebabkan iritasi kulit berupa ruam atau lepuh.

Lebih dari 35 jenis senyawa beracun yang berbeda telah ditemukan dalam tanaman ini. Racun dalam bunga bakung lembah adalah glikosida jantung. Tanaman ini sangat beracun sehingga bunga bakung lembah pernah digunakan untuk melapisi anak panah atau senjata tajam agar lebih mematikan. (Sumber: Farmersalmanac.com)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....