Perbedaan Awal Ramadhan Momentum Perkuat Persatuan Umat
- 17 Feb 2026 20:23 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kaimana, Muhammad Zein Farissa, mengajak umat Islam di daerah itu untuk menjaga persatuan dan keharmonisan menyikapi perbedaan penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Menurutnya, perbedaan dalam menentukan awal bulan puasa merupakan hal yang lumrah dalam khazanah keilmuan Islam, karena adanya perbedaan metode perhitungan yang digunakan.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak menjadikan perbedaan tersebut sebagai sumber perpecahan, melainkan sebagai bagian dari dinamika yang harus disikapi dengan kedewasaan. “Perbedaan ini jangan kemudian kita umat permasalahkan. Karena hitungan bulan bisa 29 hari bisa 30,” katanya.
Ustaz Zein Farissa menegaskan, nilai toleransi dan saling menghormati dalam menjalankan keyakinan merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang menekankan ukhuwah atau persaudaraan sesama umat. Sikap saling menghargai, menurutnya, akan menciptakan suasana Ramadhan yang damai dan penuh keberkahan di tengah masyarakat.
Ia juga mengimbau seluruh warga Kaimana untuk menjaga persatuan, khususnya apabila terdapat perbedaan awal puasa antara Muhammadiyah dan pemerintah. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik sosial maupun mengganggu ketertiban umum.
“Kita hormati perbedaan tersebut dengan tidak melakukan hal-hal yang mengganggu kesatuan umat di Kaimana,” tegasnya. Lebih lanjut, ia mengajak umat Islam menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui peningkatan ibadah, memperbanyak sedekah, serta mempererat kepedulian sosial terhadap sesama. Ramadhan, kata dia, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, pengendalian diri, serta membangun akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, semangat kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan yang terbangun selama Ramadhan diharapkan mampu memperkuat kerukunan masyarakat di Kabupaten Kaimana yang selama ini dikenal hidup rukun dalam keberagaman.
Dengan menjaga persatuan dan saling menghormati, ia berharap pelaksanaan ibadah Ramadhan tahun ini dapat berlangsung aman, nyaman, dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....