Kemenag Kaimana Imbau Warga Tunggu Penetapan Awal Ramadhan

  • 17 Feb 2026 20:19 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaimana, Mustafa Musa Buatan, mengimbau umat Muslim di wilayah Kaimana agar menunggu penetapan resmi pemerintah pusat terkait awal 1 Ramadhan 1447 Hijriah. Penetapan tersebut akan diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Agama.

Mustafa menjelaskan, dalam menentukan awal bulan hijriah, khususnya Ramadhan, terdapat dua metode utama yang digunakan, yakni metode rukyatul hilal berdasarkan kajian fikih keagamaan serta metode hisab sebagai pendukung perhitungan astronomi. Kedua metode tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menetapkan awal Ramadhan secara nasional.

“Ada dua metode utama yang digunakan yakni berdasarkan fikih ajaran agama dan satu metode pendukung. Sehingga kami imbau umat Muslim di Kaimana agar menunggu ketetapan dari pemerintah,” jelas Mustafa saat dihubungi melalui sambungan seluler, Senin 16 Februari 2026.

Ia menambahkan, sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1447 Hijriah dijadwalkan berlangsung pada Selasa 17 Februari 2026, yang diawali dengan pemantauan hilal di berbagai titik di Indonesia sebelum pemerintah mengumumkan keputusan resmi kepada masyarakat.

“Pemantauan hilal 1 Ramadhan akan dilakukan Selasa 17 Februari 2026 ,” katanya. Selain itu, Kepala Kemenag Kaimana juga mengajak masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan. Ia menekankan pentingnya saling menghormati antarumat beragama, menjaga toleransi, serta menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan sesuai ajaran agama masing-masing.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan, serta memperbanyak amal ibadah. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat menjaga suasana kondusif agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan aman dan nyaman.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya umat Muslim di Kaimana, untuk menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadhan dengan menjalankan kewajiban agama secara baik, serta tetap menjaga kerukunan antar sesama,” ujarnya.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diharapkan terus bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....