Ketahui Tanda Awal Gigi Berlubang dan Kapan Harus ke Dokter Gigi

  • 14 Sep 2026 13:58 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Gigi berlubang (karies) tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses kerusakan lapisan gigi yang bertahap. Mengenali gejalanya sejak dini sangat penting agar perawatan bisa dilakukan sebelum kerusakan menjangkau saraf gigi dan memicu rasa sakit yang hebat. Dirangkum dari beberapa sumber salah satunya dari situs alodokter berikut cara ketahui tanda awal gigi berlubang.

Berikut adalah tanda awal gigi berlubang yang perlu diwaspadai serta panduan waktu tepat untuk memeriksakannya ke dokter:

Tanda Awal Gigi Berlubang

  • Bintik Putih atau Kecokelatan pada Gigi

    Anda paling awal adalah munculnya bercak putih kapur (white spot) akibat proses hilangnya mineral enamel (demineralisasi). Jika dibiarkan, bercak ini akan berubah warna menjadi cokelat atau hitam.

  • Gigi Menjadi Sensitif

    Anda mulai merasakan sensasi ngilu atau tajam yang singkat saat mengonsumsi makanan dan minuman yang manis, sangat dingin, atau panas.

  • Permukaan Gigi Terasa Kasar

    Saat disentuh dengan lidah, permukaan gigi yang tadinya mulus mulai terasa kasar, bergigi, atau seperti ada lekukan kecil.

  • Makanan Sering Tersangkut

    Jika ada sela gigi tertentu yang mendadak sering membuat makanan tersangkut (food impaction), ini bisa menjadi indikasi adanya celah atau lubang kecil yang baru terbentuk.

  • Bau Mulut yang Tak Kunjung Hilang

    Bakteri dan sisa makanan yang terperangkap di dalam celah lubang gigi akan membusuk dan memicu aroma tidak sedap pada napas.

Kapan Harus ke Dokter Gigi?

  • Segera Setelah Menemukan Tanda Awal: Jangan menunggu hingga timbul rasa sakit. Begitu Anda melihat perubahan warna atau merasakan ngilu ringan, segera periksakan diri. Pada tahap awal, dokter gigi masih bisa melakukan tindakan pencegahan seperti terapi fluorida atau penambalan sederhana.
  • Saat Rasa Sakit Mulai Muncul: Jika gigi terasa nyeri berdenyut baik saat mengunyah maupun saat diam artinya lubang sudah cukup dalam dan mendekati atau mencapai lapisan pulpa (saraf gigi).
  • Pemeriksaan Rutin Setiap 6 Bulan: Banyak lubang gigi tahap awal (terutama di sela-sela gigi) yang tidak kasatmata dan tidak menimbulkan rasa sakit. Pemeriksaan rutin memungkinkan dokter memantau kondisi mulut sebelum masalah membesar.

Penanganan dini tidak hanya menyelamatkan struktur asli gigi Anda, tetapi juga menghemat waktu dan biaya perawatan secara signifikan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....