Langkah Pertama yang Harus Dilakukan Ketika Anak Demam
- 27 Jun 2025 12:04 WIB
- Kaimana
KBRN,Kaimana : Demam pada si kecil bisa menjadi momen yang membuat orang tua panik dan khawatir namun, penting untuk tetap tenang dan mengambil langkah-langkah yang tepat. Demam sebenarnya adalah respons alami tubuh untuk melawan infeksi. Mengetahui cara menangani demam di awal dapat membantu si kecil merasa lebih nyaman dan mencegah kondisi menjadi lebih serius. Dari berbagai sumber, salah satunya dari situs halodoc.com, berikut 5 langkah pertama yang bisa diilakukan saat si kecil demam.
Berikut adalah 5 langkah pertama yang harus Anda lakukan ketika si kecil demam:
1. Ukur Suhu Tubuh si Kecil
Langkah paling utama adalah mengukur suhu tubuh si kecil dengan termometer yang akurat. Hindari mengira-ngira suhu hanya dengan sentuhan tangan. Gunakan termometer digital yang umum tersedia.
- Suhu normal anak berkisar antara 36.1°C hingga 37.2°C.
- Demam umumnya didefinisikan sebagai suhu 38°C (100.4°F) atau lebih.
Pencatatan suhu ini penting untuk memantau perkembangan demam dan juga informasi yang akan dibutuhkan dokter jika Anda perlu berkonsultasi.
2. Berikan Cairan yang Cukup
Demam dapat menyebabkan dehidrasi karena tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Pastikan si kecil mendapatkan asupan cairan yang cukup.
- Berikan air putih, ASI (untuk bayi), sup bening, atau jus buah encer.
- Hindari minuman bersoda atau minuman manis berlebihan yang dapat memperburuk dehidrasi.
- Jika si kecil tidak mau minum banyak, tawarkan sedikit demi sedikit namun sering.
Cairan yang cukup tidak hanya mencegah dehidrasi tetapi juga membantu tubuh mengatur suhu.
3. Jaga si Kecil Tetap Nyaman
Meskipun demam, usahakan si kecil tetap merasa nyaman.
- Kenakan pakaian tipis dan menyerap keringat. Hindari membungkus si kecil dengan selimut tebal atau pakaian berlapis karena ini justru bisa menahan panas tubuh dan meningkatkan suhu.
- Jaga suhu ruangan agar tetap sejuk dan nyaman, tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Anda bisa menggunakan kipas angin atau AC dengan pengaturan yang moderat.
- Berikan istirahat yang cukup. Tidur membantu tubuh memulihkan diri dan melawan infeksi.
4. Kompres Hangat (Bukan Dingin!)
Untuk membantu menurunkan demam, Anda bisa melakukan kompres hangat pada bagian tubuh tertentu.
- Basahi kain bersih dengan air hangat (bukan air dingin atau es) dan peras.
- Letakkan kompres di dahi, ketiak, atau lipatan paha. Air hangat akan membantu melebarkan pembuluh darah di permukaan kulit, memungkinkan panas tubuh keluar melalui penguapan.
- Ganti kompres secara berkala jika sudah tidak hangat.
5. Berikan Obat Penurun Demam (Jika Diperlukan dan Sesuai Dosis)
Jika suhu demam si kecil cukup tinggi (misalnya di atas 38.5°C) dan ia terlihat tidak nyaman atau rewel, Anda bisa memberikan obat penurun demam khusus anak.
- Paracetamol (acetaminophen) atau Ibuprofen adalah dua jenis obat yang umum digunakan.
- Pastikan Anda memberikan dosis yang tepat sesuai dengan usia atau berat badan si kecil. Selalu baca petunjuk penggunaan pada kemasan obat atau konsultasikan dengan apoteker/dokter.
- Jangan pernah memberikan aspirin kepada anak-anak atau remaja karena risiko sindrom Reye, kondisi serius yang dapat memengaruhi otak dan hati.
Kapan Harus Segera ke Dokter?
Meskipun langkah-langkah di atas dapat membantu, ada beberapa kondisi demam pada anak yang memerlukan perhatian medis segera:
- Bayi di bawah 3 bulan dengan suhu 38°C atau lebih.
- Demam tinggi (di atas 39°C) pada anak usia berapapun.
* Demam disertai kejang.
- Demam disertai ruam.
- Si kecil tampak lesu, sangat rewel, atau sulit dibangunkan.
- Demam yang tidak membaik setelah 2-3 hari.
- Tanda-tanda dehidrasi parah (mata cekung, jarang buang air kecil, tidak ada air mata saat menangis).
Dengan persiapan dan pengetahuan yang tepat, Anda dapat membantu si kecil melewati masa demam dengan lebih tenang dan aman. Selalu prioritaskan kenyamanan si kecil dan jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika Anda merasa khawatir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....