Efek Samping Yang Terjadi Jika Kebanyakan Makan Gula

  • 05 Apr 2025 12:13 WIB
  •  Kaimana

KBRN, Kaimana: Sebagian besar dari kita mungkin suka mengkonsumsi makan manis,untuk itu perlu kamu ketahui beberapa dampak negatif dari konsumsi gula yang berlebih pada tubuh Anda seperti yang dilansir dari Hello sehat.com diantaranya:

1. Obesitas

Gula dapat mempengaruhi hormon dalam tubuh yang mengontrol berat badan seseorang, seperti hormon leptin yang menciptakan sensasi kenyang.

Namun, asupan tinggi gula dapat menimbulkan resistensi leptin. Seiring waktu, makanan tinggi gula mencegah otak mengetahui kapan tubuh perlu berhenti makan.

Akibatnya, Anda terus merasa lapar dan tidak tahu kapan merasa kenyang. Untuk terus memenuhi rasa lapar, Anda jadi makan terus-menerus.

Kebiasaan makan seperti ini akan meningkatkan risiko terjadinya obesitas.

2. Karies gigi

Karies gigi terjadi ketika bakteri yang hidup di mulut mencerna sisa karbohidrat dari makanan yang Anda konsumsi. Gula memberi makan bakteri yang hidup di mulut. Ketika bakteri mencerna gula, mereka menciptakan asam.

Asam dari bakteri di mulut inilah yang dapat mengikis email (lapisan terluar gigi), menyebabkan lubang atau gigi berlubang (karies).

Orang yang sering makan camilan manis lebih berisiko tinggi mengalami karies gigi.

3. Perlemakkan hati

Gula yang masuk ke aliran darah dari saluran pencernaan akan dipecah menjadi glukosa dan fruktosa. Sayangnya, fruktosa tidak diproduksi secara alami oleh tubuh dalam jumlah yang signifikan, karena memang tidak terlalu dibutuhkan oleh tubuh.

Oleh karena itu, konsumsi gula berlebih dapat membuat tubuh kelebihan fruktosa yang dapat membebani hati dan menyebabkan perlemakkan hati.

Hal tersebutlah yang dapat memicu terjadinya komplikasi kesehatan.

4. Penyakit jantung

Meskipun kaitan antara kebanyakan makan gula dengan penyakit jantung belum begitu jelas.

Sebuah penelitian dalam JAMA internal medicine (2014) menguji tren konsumsi gula tambahan dalam kalori harian dan menyelidiki hubungan konsumsi gula tambahan dengan kematian akibat penyakit jantung.

Hasil penelitian menemukan bahwa seseorang yang 17 – 21% kalori hariannya didapat dari gula tambahan, memiliki risiko 38% lebih tinggi meninggal akibat penyakit jantung.

Bagi mereka yang mendapatkan 21% atau lebih energi dari gula tambahan, risiko penyakit jantung naik dua kali lipat.

5. Diabetes tipe 2

Terlalu banyak asupan gula berkaitan dengan terjadinya resistensi insulin, yang tidak lain adalah penyebab diabetes tipe 2. Kondisi ini terjadi ketika insulin tidak bekerja membantu sel-sel tubuh mengubah gula darah menjadi energi. Diabetes tipe 2 dapat menyebabkan kelelahan, sering buang air kecil, sulit fokus, dan tekanan darah tinggi.

6. Hipertensi

Riset dari dalam jurnal Hypertension (2011) mencoba mengamati hubungan kebanyakan makan gula dan minuman manis terhadap peningkatan faktor risiko penyakit jantung.

Penelitian ini dilakukan pada 2.696 masyarakat berusia 40 – 59 tahun dari Amerika Serikat dan Inggris.

Hasil riset menunjukkan kebanyakan mengonsumsi gula berlebih dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Hipertensi sendiri adalah salah satu faktor risiko pemicu penyakit jantung. Artinya, kebanyakan makan gula akan memperburuk kedua kondisi tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....