Kenapa Tubuh Terasa Pegal setelah Bangun Tidur
- 31 Mei 2026 13:31 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Pernahkah Anda terbangun di pagi hari, berharap tubuh terasa segar, namun justru mendapati seluruh badan terasa kaku dan pegal-pegal? Fenomena ini sebenarnya sangat umum terjadi. Bangun tidur dengan tubuh yang lelah tentu bisa merusak suasana hati (mood) sepanjang hari. Meskipun tidur adalah waktu bagi tubuh untuk beregenerasi dan beristirahat, ada beberapa faktor tersembunyi yang justru memicu rasa nyeri saat kita terbangun. Dikutip dari beberapa sumber diantaranya dari situs alodokter berikut penyebab utama mengapa tubuh terasa pegal setelah bangun tidur.
Berikut adalah beberapa penyebab utama mengapa tubuh terasa pegal setelah bangun tidur:
- Posisi Tidur yang Salah
Salah satu penyebab paling sering adalah postur tubuh yang buruk selama tidur.
Tidur tengkurap: Posisi ini memaksa leher berputar ke satu arah dalam waktu lama dan membuat tulang belakang melengkung secara tidak alami.
Tidur menyamping yang salah: Jika bantal terlalu tinggi atau terlalu rendah, leher dan tulang belakang tidak berada dalam satu garis lurus, menyebabkan ketegangan otot di pagi hari.
Kualitas Kasur dan Bantal yang Buruk
Kasur yang sudah terlalu empuk hingga melesak ke dalam (sagging) atau kasur yang terlalu keras tidak mampu menopang keselarasan tulang belakang dengan baik. Begitu pula dengan bantal; bantal yang kehilangan daya tumpangnya akan membuat otot leher bekerja ekstra keras sepanjang malam untuk menahan beban kepala.
Dehidrasi (Kekurangan Cairan)
Banyak orang lupa minum air putih yang cukup sebelum tidur. Saat tubuh kekurangan cairan, pelumasan pada sendi akan berkurang dan otot menjadi lebih kaku. Akibatnya, saat Anda bergerak atau bangun di pagi hari, otot akan terasa nyeri dan kram.
Efek Peradangan Alami Tubuh
Secara biologis, tubuh manusia memiliki jam sirkadian yang mengatur rasa nyeri. Pada dini hari menjelang pagi, tubuh menekan pelepasan zat antiinflamasi alami (seperti kortisol). Akibatnya, jika Anda sudah memiliki sedikit peradangan otot akibat aktivitas fisik hari sebelumnya, rasa sakitnya akan terasa jauh lebih intens tepat saat Anda terbangun.
- Stres dan Kecemasan
Ketika Anda tidur dalam keadaan stres atau banyak pikiran, otak tetap aktif dan memicu tubuh untuk berada dalam mode "siaga". Tanpa disadari, Anda mungkin menggertakkan gigi (bruxism) atau mengepalkan otot-otot tubuh dengan kencang selama tidur, sehingga otot tidak pernah benar-benar beristirahat.
Cara Mengatasinya: Untuk mengurangi pegal di pagi hari, cobalah untuk tidur telentang atau menyamping dengan menyelipkan bantal di antara lutut. Pastikan Anda minum segelas air sebelum tidur, lakukan peregangan (stretching) ringan sebelum dan sesudah tidur, serta kelola stres dengan baik.
Jika rasa pegal ini berlangsung terus-menerus selama berminggu-minggu meskipun Anda sudah memperbaiki posisi tidur, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk memeriksa kemungkinan kondisi medis lain seperti fibromyalgia atau anemia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....