Pemprov Papua Barat Gelar Pelatihan Koperasi dan UMKM di Kabupaten Kaimana
- 16 Sep 2026 13:21 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana — Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar dua pelatihan secara bersamaan di Kabupaten Kaimana, Rabu 1 6 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Kaimana tersebut meliputi Pelatihan Dasar-Dasar Perkoperasian dan Pelatihan Sistem Aplikasi Pembukuan, Pencatatan Keuangan bagi Usaha Mikro dan Usaha Kecil.
Sebanyak 60 peserta mengikuti kedua kegiatan tersebut. Pelatihan dibuka Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kabupaten Kaimana, Blasius Kilmas, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si.
Turut hadir Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Barat, Kepala Bank Papua Kaimana, perwakilan Bank Indonesia Papua Barat serta Kementerian UMKM.
Saat membacakan sambutan gubernur, Blasius mengatakan koperasi dan UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah. Selain menjadi sumber pendapatan masyarakat, UMKM juga berkontribusi membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Pelatihan pembukuan dan pelaporan keuangan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kemampuan para pelaku usaha dalam mengelola usahanya secara lebih profesional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta pelatihan pembukuan akan dibekali kemampuan mencatat transaksi, mengelola kas, mencatat aset dan kewajiban, menghitung laba-rugi hingga menyusun laporan keuangan sederhana.
Sementara peserta pelatihan perkoperasian mendapatkan pemahaman mengenai prinsip dan nilai koperasi, kelembagaan, kepengurusan, keanggotaan serta tata kelola koperasi yang sehat.
Pemerintah berharap koperasi di Kaimana tidak hanya berkembang dari sisi jumlah, tetapi juga mampu dikelola secara profesional, transparan dan memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat.
Pemprov Papua Barat juga mendorong adanya pendampingan berkelanjutan dari pemerintah daerah, perbankan dan pemangku kepentingan lainnya agar hasil pelatihan dapat diterapkan dalam pengelolaan koperasi dan UMKM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....