DKPP Kaimana Sarankan Petani Hindari Tanaman Musiman saat El Nino
- 07 Jul 2026 15:30 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana, Alexander Furay, mengimbau masyarakat, khususnya para petani, agar meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi fenomena El Nino yang diperkirakan mulai memberikan dampak terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Kaimana.
Imbauan tersebut sejalan dengan informasi yang sebelumnya disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaimana mengenai potensi perubahan cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang dapat memengaruhi berbagai sektor, termasuk pertanian.
Saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya beberapa waktu lalu, Alexander Furay menyarankan para petani untuk sementara waktu lebih memprioritaskan penanaman komoditas yang memiliki daya tahan lebih baik terhadap kondisi kekeringan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan salah satu upaya adaptasi untuk meminimalkan risiko kerugian apabila musim kering berlangsung lebih lama dari biasanya.
Alexander mencontohkan tanaman seperti pisang dinilai lebih mampu bertahan dalam kondisi kekurangan air dibandingkan tanaman musiman, seperti cabai, kacang-kacangan, maupun berbagai komoditas hortikultura lainnya yang membutuhkan ketersediaan air secara stabil selama masa pertumbuhan.
"Mengantisipasi kekeringan panjang ini, sementara tanam tanaman yang tahan terhadap kekeringan, dan hindari dulu tanaman musiman," ujarnya.
Ia berharap para petani dapat menyesuaikan pola tanam dengan kondisi cuaca yang berkembang sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga meskipun menghadapi ancaman perubahan iklim.
Namun demikian, Alexander juga mengakui pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah keterbatasan dalam memitigasi dampak El Nino secara lebih terukur. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Kaimana belum memiliki variabel maupun barometer teknis yang dapat mengukur secara pasti pengaruh El Nino terhadap kebutuhan air tanaman maupun potensi produksi pertanian.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sistem mitigasi sektor pertanian masih membutuhkan penguatan, terutama dalam penyediaan data ilmiah yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan dan strategi adaptasi terhadap perubahan iklim.
Meski demikian, berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, fenomena El Nino di Kabupaten Kaimana belum menimbulkan dampak yang signifikan terhadap produksi pertanian masyarakat. Hal ini didukung oleh kondisi geografis Kaimana yang memiliki cadangan air tanah relatif tinggi sehingga masih mampu membantu tanaman bertahan saat curah hujan menurun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....