Kapal Perintis Kaimana Didorong Angkut Hasil Ekonomi Warga

  • 04 Mei 2026 16:54 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Dinas Perhubungan menekankan pemanfaatan kapal perintis tidak hanya sebagai sarana transportasi penumpang, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat kampung.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kaimana, Daniel Irto Batto, saat ditemui di ruang kerjanya Senin 4 Meil 2026.

Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi operasional kapal perintis selama tiga bulan terakhir, pemanfaatan kapal masih didominasi penumpang tanpa membawa hasil produksi masyarakat.

“Kapal ini jangan hanya membawa orang saja. Setelah kami evaluasi, kebanyakan penumpang hanya bepergian tanpa membawa hasil ekonomi dari kampung. Padahal tujuan utama kapal perintis adalah meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep dasar kapal perintis adalah membuka akses distribusi barang dari kampung ke kota maupun sebaliknya. Melalui layanan tersebut, masyarakat kampung diharapkan dapat mengangkut hasil pertanian, perikanan, maupun produk lokal secara berkelanjutan.

“Marwah kapal perintis sebenarnya untuk mendorong ekonomi kampung. Masyarakat harus bisa membawa hasil produksi secara terus-menerus, bukan hanya ramai di awal lalu kosong di bulan berikutnya,” katanya.

Daniel menegaskan, pemerintah memberikan subsidi penuh terhadap layanan kapal perintis. Seluruh penumpang, termasuk petani maupun pelaku usaha kecil yang membawa hasil produksi, tidak dikenakan biaya tiket maupun ongkos barang.

“Layanan ini gratis karena disubsidi pemerintah. Tidak ada biaya tiket penumpang maupun ongkos barang. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah menjual hasilnya dan kebutuhan kampung bisa terpenuhi,” jelasnya.

Selain meningkatkan aktivitas ekonomi, keberadaan kapal perintis juga dinilai membantu pelayanan dasar masyarakat, seperti akses pendidikan, kesehatan, serta distribusi kebutuhan pokok antarwilayah.

Dinas Perhubungan Kabupaten Kaimana juga mengatur jadwal keberangkatan kapal secara berkala dan diumumkan kepada masyarakat. Namun, pelayaran tetap menyesuaikan kondisi cuaca dan rekomendasi keselamatan dari otoritas pelabuhan.

“Jika ada peringatan gelombang tinggi dari pihak pelabuhan, maka jadwal keberangkatan akan disesuaikan demi keselamatan pelayaran,” pungkasnya.

Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kapal perintis secara maksimal sehingga kehadirannya benar-benar memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi kampung di Kabupaten Kaimana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....