Program Three in One Kaimana Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
- 28 Mei 2026 12:34 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana ke depan akan memfokuskan program kerjanya pada pengembangan Program Three in One, sebuah konsep terpadu yang mengintegrasikan tiga komoditas unggulan di setiap wilayah sesuai potensi alamiah kampung.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana, Alexander Furay, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan daerah dengan memadukan komoditas unggulan tingkat nasional, daerah, hingga kampung.
“Program Three in One ini terdiri dari tiga lapisan: nasional punya sendiri, daerah punya sendiri, dan kampung punya sendiri. Jadi integrasinya disesuaikan dengan potensi komoditas yang paling unggul secara alamiah di masing-masing kampung,” ujar Alexander Furay.
Ia menjelaskan, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kaimana, terdapat lima komoditas utama yang menjadi fokus pengembangan daerah, yakni pala, kopi, pisang, kelapa, dan sukun. Kelima komoditas tersebut nantinya akan dipilih dan dikombinasikan dalam skema pengembangan Three in One.
Menurut Furay, ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari ketahanan ekonomi dan ketahanan ekologi. Karena itu, pemilihan komoditas unggulan alami di setiap kampung juga diarahkan untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Komoditas alami desa yang tumbuh dominan bukan hanya menjadi model untuk ketahanan ekologi, tapi juga bisa memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” jelasnya.
Sebagai contoh, Furay menyebut Kampung Esania yang memiliki tanaman cempedak dalam jumlah besar. Di wilayah tersebut, pemerintah daerah berencana mengintegrasikan program Three in One melalui kombinasi komoditas padi, pala, dan cempedak.
“Nanti di kampung lain kita akan cek kembali komoditas apa yang paling unggul. Prinsipnya, setiap kampung memiliki kombinasi berbeda sesuai kondisi alam dan potensi pertanian masing-masing,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....