Razia Gabungan di Lapas Kaimana, Ini yang di Temukan

  • 22 Sep 2026 07:19 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kaimana bersama TNI dan Polri menggelar razia gabungan di lingkungan Lapas, Sabtu 19 September 2026. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Razia juga dirangkaikan dengan tes urine terhadap warga binaan dan petugas Lapas sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika.

Kepala Lapas Kelas III Kaimana, Yoseph Soleman Rumbiak, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-16.OT.02.02 Tahun 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan dalam rangka Deteksi Dini Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban.

Menurut Yoseph, kegiatan peningkatan kewaspadaan tersebut dilaksanakan dalam rentang 14 hingga 30 September 2026. Untuk razia kali ini, terdapat dua agenda utama yang dilakukan, yakni penggeledahan kamar hunian warga binaan dan pemeriksaan urine terhadap petugas serta warga binaan.

“Adapun perihal terlaksananya kegiatan ini, kami lebih fokusnya kepada warga binaan, karena ada dua kegiatan. Yang pertama, kegiatan penggeledahan kamar hunian,” jelas Yoseph.

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan petugas pemasyarakatan bersama aparat penegak hukum dari unsur TNI dan Polri. Pemeriksaan tidak hanya menyasar kamar hunian, tetapi juga sejumlah fasilitas lain di dalam Lapas.

Petugas memeriksa blok dan kamar hunian warga binaan, rumah ibadah, bengkel kerja, dapur hingga poliklinik Lapas Kelas III Kaimana. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat barang yang dapat disalahgunakan atau berpotensi memicu gangguan keamanan.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang kemudian diamankan. Barang tersebut terdiri atas 12 silet, enam sendok, dua gunting, satu speaker aktif dan satu lem pipa.

Petugas juga menemukan satu pisau cutter, 10 korek gas, satu baterai, sejumlah paku, satu adaptor, satu grendel serta satu pisau tumpul. Seluruh temuan tersebut dicatat sebagai bagian dari hasil razia dan akan dilaporkan kepada pimpinan.

Sementara itu, pemeriksaan terhadap telepon seluler tidak menemukan adanya handphone yang dilarang berada di dalam lingkungan Lapas. “Untuk HP, HP nihil,” ungkap Yoseph.

Selain penggeledahan, petugas bersama personel Satuan Reserse Narkoba Polres Kaimana melakukan tes urine terhadap 15 orang. Pemeriksaan tersebut terdiri atas 10 warga binaan dan lima petugas Lapas, dengan peserta dari jajaran petugas dipilih secara acak.

Tes urine dilakukan untuk mendeteksi sejak dini kemungkinan penggunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine nonreaktif. Tidak ditemukan warga binaan maupun petugas yang terindikasi positif menggunakan narkotika dalam pemeriksaan tersebut. “Tidak ada petugas maupun warga binaan yang terlibat narkotika dalam artian hasilnya positif,” kata Yoseph.

Yoseph mengapresiasi dukungan aparat penegak hukum yang terlibat dalam pelaksanaan razia. Ia menyampaikan terima kasih kepada unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, Polisi Militer Kaimana, Polres Kaimana, Koramil Kaimana Kota, Kodim, serta jajaran kepolisian dari Satuan Intelijen, Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Reserse Narkoba. “Atas nama pimpinan dan kami keluarga besar Lapas Kaimana mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan aparat penegak hukum terkait yang sudah terlibat langsung dalam pelaksanaan razia di Lapas,” ujarnya.

Seluruh hasil temuan dalam razia akan dituangkan dalam laporan pertanggungjawaban dan disampaikan kepada pimpinan sebagai tindak lanjut kegiatan. Lapas Kelas III Kaimana menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, membangun sinergi dengan aparat penegak hukum serta melakukan langkah preventif dan deteksi dini guna meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....