PWI Kaimana Dorong Pembentukan Ekstrakurikuler Jurnalistik di SMA dan SMK
- 16 Jul 2026 13:56 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kaimana terus berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kemampuan literasi dan jurnalistik melalui program Jurnalis Masuk Sekolah. Salah satu tindak lanjut yang diharapkan dari program tersebut adalah terbentuknya kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik di seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Kaimana.
Ketua PWI Kabupaten Kaimana, Frederik Lamawuran, mengatakan program Jurnalis Masuk Sekolah tidak berhenti pada penyampaian materi kepada siswa, tetapi diharapkan mampu melahirkan wadah pembinaan yang berkelanjutan melalui ekstrakurikuler jurnalistik di setiap sekolah.
Menurutnya, PWI Kabupaten Kaimana akan menyampaikan rekomendasi kepada pihak sekolah agar pembentukan ekstrakurikuler jurnalistik dapat menjadi salah satu program pengembangan minat dan bakat peserta didik.
"Nanti kami akan menyampaikan kepada pihak sekolah terkait pembentukan ekstrakurikuler jurnalistik melalui rekomendasi dari kegiatan Jurnalis Masuk Sekolah yang telah kami laksanakan," ujar Frederik Lamawuran.
Ia menilai ekstrakurikuler jurnalistik merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat karena mampu mengembangkan berbagai keterampilan siswa sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Melalui wadah tersebut, para pelajar tidak hanya belajar menulis berita, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan dunia media.
Frederik menjelaskan bahwa siswa nantinya dapat memilih fokus bidang yang ingin ditekuni, mulai dari menulis artikel dan berita, teknik wawancara, fotografi, videografi, desain grafis, hingga keterampilan pendukung lainnya. Dengan demikian, setiap siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensi sesuai potensi yang dimiliki.
"Jadi siswa dibebaskan memilih bidang ekstrakurikuler sesuai dengan minat dan keahlian masing-masing. Tidak harus semuanya menjadi penulis berita, tetapi bisa memilih fotografi, videografi, desain grafis, atau bidang lainnya yang mendukung kerja jurnalistik," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa keberadaan ekstrakurikuler jurnalistik akan memberikan banyak manfaat bagi peserta didik, baik dalam kehidupan akademik maupun sosial. Salah satu manfaat utama adalah meningkatkan kemampuan menulis dengan baik dan benar sesuai kaidah Bahasa Indonesia.
Selain itu, kegiatan jurnalistik juga dapat memperluas wawasan dan pengetahuan siswa terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Proses mencari informasi, melakukan observasi, hingga menyusun berita akan melatih siswa menjadi pribadi yang lebih peka terhadap lingkungan sekitar.
Frederik menambahkan, melalui kegiatan jurnalistik para pelajar juga akan dilatih memiliki kemampuan komunikasi yang baik, baik secara lisan maupun tulisan. Di samping itu, mereka akan terbiasa berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam mengolah informasi menjadi karya jurnalistik yang berkualitas.
Tidak kalah penting, menurutnya, ekstrakurikuler jurnalistik mampu membentuk karakter siswa menjadi lebih percaya diri, bertanggung jawab, disiplin, serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis pelajar.
"PWI Kabupaten Kaimana berharap ekstrakurikuler jurnalistik nantinya dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya cakap dalam menulis dan menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki etika, integritas, serta mampu menyebarkan informasi yang benar, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....