Usia Anak Wajib Berpuasa Ramadan Menurut Ajaran Islam

  • 18 Feb 2026 22:05 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura Ibadah puasa pada bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi umat Islam yang memenuhi syarat tertentu. Namun, banyak orang tua bertanya mengenai usia anak mulai wajib menjalankan puasa.

Dalam Islam, kewajiban puasa tidak berdasarkan usia tertentu, melainkan ketika seorang anak telah mencapai masa baligh atau dewasa. Sejumlah lembaga keagamaan menjelaskan, anak yang belum baligh belum memiliki kewajiban berpuasa, namun dianjurkan untuk belajar sejak dini.

Kewajiban puasa Ramadan dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 183. Yang menyatakan, bahwa puasa diwajibkan bagi orang-orang beriman agar menjadi pribadi bertakwa.

Ketentuan mengenai kewajiban ibadah juga dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad saw. Yang menyebutkan bahwa kewajiban agama berlaku bagi Muslim yang telah baligh, berakal, dan mampu menjalankan ibadah.

Menurut penjelasan dari laman Kementerian Agama Republik Indonesia, seseorang mulai dikenai kewajiban puasa, ketika telah mencapai baligh. Ditandai dengan perubahan biologis seperti mimpi basah pada laki-laki atau menstruasi pada perempuan.

Dalam penjelasan tersebut juga disebutkan, bagaimana jika tanda-tanda baligh belum muncul? Sebagian ulama menetapkan usia sekitar 15 tahun, sebagai batas maksimal seseorang dianggap telah baligh.

Penjelasan serupa juga dimuat dalam artikel keislaman di laman NU Online. Disebutkan bahwa anak kecil tidak memiliki kewajiban menjalankan puasa.

Hal ini karena belum termasuk mukallaf atau individu yang terbebani kewajiban syariat. Namun, orang tua dianjurkan membiasakan anak berpuasa secara bertahap sebagai bagian pendidikan agama dan pembentukan karakter sejak dini.

Sementara itu, pandangan yang sejalan juga disampaikan melalui laman resmi Muhammadiyah. Dijelaskan bahwa pendidikan puasa pada anak, bertujuan melatih kesiapan mental dan spiritual sebelum memasuki usia wajib beribadah.

Anak dapat mulai diperkenalkan puasa secara bertahap. Yakni sesuai kemampuan fisik, misalnya berpuasa setengah hari atau hingga waktu tertentu.

Dalam praktiknya, para ulama menekankan pentingnya peran orang tua membimbing anak menjalankan ibadah secara bertahap dan tidak memaksakan. Pendidikan puasa dinilai memiliki banyak hikmah, seperti melatih kesabaran, disiplin, tanggung jawab, serta menanamkan nilai kepedulian terhadap sesama.

Dengan demikian, berdasarkan ajaran Islam dan penjelasan berbagai sumber, anak mulai wajib berpuasa ketika telah mencapai usia baligh. Sebelum mencapai tahap tersebut, anak tidak diwajibkan berpuasa, namun dianjurkan untuk belajar dan membiasakan diri menjalankan ibadah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....