Memaknai Sepuluh Hari Pertama Ramadan Penuh Rahmat
- 22 Feb 2026 09:06 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Saat ini umat Islam telah memasuki sepuluh hari pertama Ramadan yang dikenal sebagai fase rahmat. Pada fase ini, Allah Swt. melimpahkan kasih sayang kepada hamba-hamba yang bersungguh-sungguh menjalankan ibadah.
Para ulama menjelaskan sepuluh hari pertama Ramadan merupakan waktu emas membersihkan hati dan memperbaiki niat. Umat dianjurkan memperbanyak amalan saleh, agar layak menerima limpahan rahmat Ilahi.
Melansir simpulkebaikan.id, Ramadan terbagi menjadi tiga fase utama sebagaimana dijelaskan dalam berbagai riwayat dan pendapat ulama. Sepuluh hari pertama rahmat, sepuluh hari kedua ampunan, dan sepuluh hari terakhir pembebasan neraka.
Sumber keislaman menyebutkan hadis tentang pembagian fase Ramadan meski kekuatan sanadnya diperdebatkan sebagian ahli. Hadis tersebut menyatakan awal Ramadan rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari neraka.
Makna tersebut selaras hadis sahih tentang keutamaan puasa Ramadan dengan iman dan keikhlasan. Puasa Ramadan dengan iman akan menghapus dosa-dosa terdahulu sebagaimana janji Rasulullah saw.
Keutamaan sepuluh hari pertama Ramadan antara lain pintu neraka ditutup dan setan dibelenggu. Kondisi ini memudahkan umat Islam menjauhi maksiat, serta fokus meningkatkan kualitas ibadah.
Keutamaan berikutnya adalah limpahan rahmat Allah Swt yang sangat besar selama fase awal Ramadan. Momentum ini ideal memperbanyak doa, zikir, dan istighfar karena lebih mudah dikabulkan.
Sepuluh hari pertama juga menjadi waktu peningkatan derajat dan pengampunan dosa bagi orang berpuasa. Beberapa literatur menyebut, Allah meninggikan derajat dan menyiapkan balasan surga bagi hamba yang taat.
Keutamaan lainnya adalah pahala amalan dilipatgandakan dibandingkan bulan-bulan selain Ramadan. Sedekah, membaca Al-Qur’an, dan ibadah lain, bernilai jauh lebih besar selama Ramadan.
Pada Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, umat Islam diharapkan memanfaatkan fase awal tersebut. Momentum ini penting memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan ketakwaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Semoga rahmat Allah Swt, senantiasa tercurah kepada seluruh umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Semoga puasa disempurnakan dengan ampunan dan pembebasan dari siksa neraka. (Hasidin).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....