Polda Papua Menggelar Panen Raya Jagung di 5 Daerah se-Papua

  • 16 Mei 2026 16:28 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Polda Papua menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung program swasembada jagung nasional, yang berlangsung di Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Sabtu (16/05/2026).

Kapolda Papua, Irjen. Pol. Patrige Renwarin mengatakan, luas lahan jagung yang dikelola oleh jajaran Polda Papua mencapai 124,14 hektar yang tersebar di 21 kabupaten/kota. Namun, untuk panen pada kuartal II ini baru dilakukan di beberapa wilayah, akibat dari kondisi geografis yang berbeda antar daerah di Papua.

“Untuk hari ini sendiri kita berada di salah satu kebun jagung di Kota Jayapura dan melaksanakan panen bersama. Hari ini secara simbolis kita melakukan panen di lima kabupaten dan kota dengan hasil mencapai 13 hektar,” kata Kapolda.

Dijelaskan, untuk hasil panen jagung pada tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025 lalu. Produksi jagung mengalami peningkatan dari 17 ton menjadi 64 ton atau naik sekitar 200 persen. Peningkatan produksi tersebut tidak lepas dari dukungan petani, pemerintah daerah, stakeholder, serta pembinaan yang dilakukan kepada kelompok tani.

“Ke depan mudah-mudahan kita bisa mencapai target yang sudah ditentukan oleh kementerian, Mabes Polri dan pemerintah provinsi,” ujar Kapolda.

Kapolda Papua, Irjen. Pol. Patrige Renwarin (Foto: Arull)

Disinggung terkait dengan hasil panen jagung yang sudah terkumpul, Kapolda menegaskan bahwa hasil panen jagung langsung diserap pemerintah melalui Perum Bulog,dan Polri bekerja sama dengan kelompok tani binaan Dinas Pertanian untuk memastikan keberlanjutan produksi jagung di lahan yang sudah disiapkan.

“Setelah dipanen langsung dikirim ke gudang Bulog. Semua hasil diterima. Petani yang mengelola dan hasilnya diputar kembali untuk penanaman berikutnya,” ucapnya.

Adapun wilayah panen meliputi Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Merauke, Kabupaten Jayawijaya, serta Kota Jayapura.

Pada kegiatan panen raya ini, Polda Papua melakukan panen di lahan seluas 13,5 hektar yang dikelola 43 kelompok tani dan didampingi 12 Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Khusus di lokasi panen Koya Barat, luas lahan mencapai 1,5 hektar dengan estimasi hasil panen sekitar 6,5 ton.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari menegaskan, Bulog siap menyerap hasil panen jagung petani sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan.

Menurut Ahmad Mustari, sejak Januari hingga Mei 2026, Bulog Papua telah menyerap jagung sebanyak 44 ton 700 kilogram di wilayah Jayapura. Sedangkan secara keseluruhan di wilayah kerja Bulog Papua yang mencakup enam provinsi dan 10 cabang, total serapan mencapai 93 ton 677 kilogram.

“Kita terus berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk memberikan semangat kepada petani jagung di Papua,” tegas Ahmad Mustari.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari (Foto: Arull)

Dalam pelaksanaanya, Bulog juga menetapkan standar kualitas jagung yang diterima, yakni kadar air maksimal 14 persen, serta bebas dari kandungan jamur aflatoksin.

“Harga beli jagung di Bulog Rp6.400 per kilogram dengan kadar air 14 persen. Ini supaya petani jagung bisa tersenyum karena harga di lapangan belum tentu setinggi itu,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait mengapresiasi langkah Polda Papua dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua akan memberikan dukungan berupa alat pertanian sesuai dengan kebutuhan di lapangan, agar penguatan pangan ketahanan pangan bisa terus berjalan dengan baik, dan bisa berdampak pada swasembada pangan daerah dan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....