Kemensos Bangun 4 Sekolah Rakyat di Papua, Mulai Juli 2026

  • 09 Jun 2026 06:37 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kementerian Sosial menargetkan pembangunan fisik gedung permanen Sekolah Rakyat di empat lokasi di Papua dimulai Juli 2026. Proses tender pembangunan ditargetkan rampung pertengahan Juni 2026.

Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Papua Kemensos, John Herman Mampioper, mengatakan perkembangan ini telah dilaporkan kepada Gubernur Papua. Kementerian Pekerjaan Umum menangani proses administrasi yang kini memasuki tahap akhir.

"Kami harapkan bulan Juli 2026 pembangunan fisik sudah berjalan secara simultan di Biak, Sarmi, Maribu, Muaratami, dan Kabupaten Jayapura," kata John usai pertemuan dengan Gubernur Papua, Senin, 8 Juni 2026

John menambahkan, saat ini sejumlah Sekolah Rakyat telah beroperasi di Papua. Di antaranya Sekolah Rakyat Menengah Atas 29 di Kamkey, Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 di Pasir Dua, serta sekolah rakyat di Sarmi dan Biak Numfor.

Kemensos juga mengusulkan pembangunan sekolah rakyat di Supiori, Mamberamo Raya, Waropen, dan Keerom. Keempat kabupaten itu masih dalam proses melengkapi persyaratan administrasi.

Plt Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Papua, Herald J. Berhitu, mengatakan pemerintah daerah terus mempercepat penyelesaian dokumen pendukung, termasuk analisis dampak lingkungan.

"Program ini tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar lokasi sekolah," ujar Herald.

Program Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Seluruh kebutuhan siswa ditanggung negara, mulai dari biaya pendidikan, seragam, perlengkapan sekolah, hingga konsumsi harian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....