Maskapai Wings Air Batal Penerbangan Bandara Husein Sastranegara
- 10 Sep 2025 08:28 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung : Maskapai Wings Air membatalkan penerbangan ke Bandara Husein Sastranegara Bandung,karena tidak mendapat izin dari Kemenhub. Pihak bandara Husein melalui General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Banda Husein Sastranegara R. Indra Crisna Seputra memberikan penjelasnnya terkait hal tersebut.
Beredar surat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang belum dapat menindaklanjuti permohonan Wings Air untuk membuka rute penerbangan dari dan ke Bandara Husein Sastranegara (BDO) di Bandung. Dalam surat tersebut, pemerintah menyatakan masih terus mengevaluasi penataan rute dan jaringan pelayanan penerbangan niaga berjadwal dalam negeri, khususnya dalam rangka menghidupkan kembali rute penerbangan dari/ke Bandar Udara Kertajati (KJT), Majalengka.
Dikonfirmasi terkait beredarnya surat tersebut, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Husein Sastranegara R. Indra Crisna Seputra, mengatakan surat itu bukan ditujukan ke Bandara Husein Sastranegara. "Kalau dilihat dari surat itu kan klasifikasinya terbatas. Hanya ditujukannya kepada Wings Air, bukan kepada siapa-siapa. Bukan kepada saya, bukan kepada wali kota, bukan kepada gubernur, jadi ini tujuannya kepada Wings Air saja," kata Indra, Rabu (10/09/2025).
Indra tak banyak membahas terkait surat itu, Indra memastikan jika penerbangan di Bandara Husein Sastranegara saat ini kondisinya berjalan. "Saya tidak tahu itu (di-)tolak atau bagaimana. Karena saya sendiri juga belum mendapatkan kabar penolakan, nih," jelasnya.
Baca juga: Pemkab Garut Kembangkan Tanaman Kopi Lokal Biji Kuning
Indra menambahkan jadwal penerbangan dari bandara Husein masih terjadawal mulai hari Seni, Rabu dan Jumat "Yang pasti bahwa saat ini penerbangan Husein di regulernya itu ada di hari Senin, Rabu, dan Jumat, untuk penerbangan dari Halim, Pangandaran, dan ke Jogja," katanya. "Dan untuk penumpangnya, alhamdulillah ada sekitar 3 sampai dengan 4 orang, baik yang ke Halim maupun yang ke Pangandaran dan ke Jogja. Artinya ini, alhamdulillah-nya meskipun tidak banyak, tetapi masih ada airlines yang berminat dan penumpangnya, dan masih ada warga Bandung yang mempergunakan alat transportasi udara tersebut," tambahnya.
Pihaknya juga masih menunggu penerbangan-penerbangan lain seperti Semarang, Surabaya, Lampung, dan Palembang. "Dan kami sangat senang bahwa pesawat-pesawat negara ini masih dilirik dan masih sangat diminati sekali oleh penerbangan-penerbangan dengan rute-rute tadi. Artinya bahwa kita cukup bangga bahwa Bandara Husein yang ada di tengah kota ini, itu sangat sekali dilirik oleh airline untuk bisa menerbangkan pesawatnya di Bandara Husein tersebut," jelasnya.
Menurut Indra, Bandara Husein Sastranegara punya histori yang membanggakan dalam hal penerbangan antarpulau. Pihaknya ingin ada tambahan maskapai lainnya selain Susi Air. "Nah, yang saya sampaikan itu adalah harapan-harapan saya bahwa ada airline untuk menerbangkan, ya untuk ke Surabaya dan ke Jogja, itu sungguh besar historisnya di tahun 2023 kemarin. Jadi pihak bandara masih berharap ada penerbangan-penerbangan propeller lainnya selain Susi Air," tuturnya.
Selain itu, dia ingin maskapai tambahan ini bisa menampung jumlah penumpang yang lebih banyak. "Tentu saja, tentunya dengan penerbangan-penerbangan yang lain, dengan pesawat propeller yang lain yang memiliki ATR 72, yang memiliki pesawat kapasitas sekitar 80 orang. Tentunya itu sesuatu fasilitas yang airline miliki untuk penerbangan rute Jogja dan Surabaya," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....