Sempat Hilang saat Melaut, Dua Nelayan Tanjab Barat Ditemukan Selamat

  • 28 Sep 2026 21:37 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua nelayan yang dilaporkan belum kembali setelah melaut di perairan Ambang Luar, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi, berakhir dengan ditemukannya kedua nelayan tersebut dalam kondisi selamat, meski mengalami kelelahan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi Adah Sudarsa mengatakan, kedua nelayan tersebut sebelumnya dilaporkan belum kembali setelah berangkat melaut pada hari Minggu, 27 September sekitar pukul 06.00 WIB.

"Keduanya seharusnya sudah kembali sekitar pukul 16.00 WIB. Namun hingga waktu yang ditentukan, mereka belum kembali dan tidak dapat dihubungi," tutur Adah Sudarsa dalam laporan akhir operasi SAR, Senin 28 September 2026.

Informasi mengenai keberadaan kedua nelayan diterima Kantor SAR Jambi sekitar pukul 13.10 WIB dari Muktiali, Ketua RT 05. Berdasarkan keterangan saksi, kapal yang digunakan kedua nelayan tersebut sempat terlihat oleh nelayan lain di sekitar perairan Ambang Luar pada hari Minggu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak delapan rescuer dari Unit Siaga SAR (USS) Tungkal diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 13.30 WIB. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 WIB dan langsung berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk melakukan pencarian.

Tim SAR gabungan kemudian menyisir wilayah perairan dengan total area pencarian mencapai sekitar 46 nautical mile (NM). Pencarian dilakukan di sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan informasi dan perkiraan lokasi terakhir kapal terlihat.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 15.50 WIB, Tim SAR gabungan menemukan kedua korban dalam kondisi selamat, namun dalam keadaan lemas. Keduanya ditemukan di titik koordinat 0°38.215' LS - 103°45.251' BT.

"Kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Setelah ditemukan, Tim SAR gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi," kata Adah.

Kedua nelayan kemudian dievakuasi dan tiba di Dermaga WFC Kuala Tungkal sekitar pukul 16.40 WIB. Setelah itu, keduanya dibawa menuju rumah masing-masing untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kedua korban diketahui bernama Angga (31) dan Edo (26). Angga merupakan warga Lorong Tawakal, RT 005, Desa Kampung Nelayan, Tungkal Ilir. Sementara Edo berdomisili di Jalan Tawakal, RT 005, Kecamatan Tungkal Ilir, Kampung Nelayan.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya delapan rescuer USS Tungkal, personel Baharkam Mabes Polri, Ditpolairud Jambi, Polres Tanjabbar, Pos TNI AL, Babinsa, BPBD Tanjabbar, PMI, serta masyarakat.

Dalam operasi tersebut, tim juga mengerahkan sejumlah peralatan, seperti RIB 02, rescue carrier, peralatan water rescue dan selam, peralatan medis, komunikasi, evakuasi, serta peralatan pendukung lainnya.

Kondisi cuaca saat operasi berlangsung dilaporkan berawan dengan ketinggian gelombang sekitar 0,1 hingga 0,5 meter.

Setelah kedua korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, Tim SAR gabungan melaksanakan briefing penutupan operasi sekitar pukul 17.00 WIB. Operasi SAR kemudian ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Adah menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian hingga kedua nelayan tersebut berhasil ditemukan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu pelaksanaan pencarian hingga kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat," katanya.

Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua nelayan yang belum kembali dari melaut di perairan Ambang Luar Kabupaten Tanjung Jabung Barat dinyatakan selesai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....