Batang Asam Terparah, BPBD Tanjab Barat Catat 121 Karhutla

  • 17 Agt 2026 10:44 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) mencatat sebanyak 121 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang kurun Januari hingga 14 Agustus 2026.

Berdasarkan pemetaan petugas di lapangan, sebaran titik api tersebut melahap wilayah di enam kecamatan. Dari total peristiwa yang ada, Kecamatan Batang Asam menjadi daerah yang paling parah terdampak dengan catatan 80 kejadian karhutla.

"Wilayah Kecamatan Batang Asam mendominasi angka kejadian karhutla, disusul Kecamatan Renah Mendaluh dengan 35 kejadian," kata pihak BPBD Tanjab Barat pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Sementara itu, empat kecamatan lainnya mencatatkan angka kejadian yang jauh lebih rendah, yakni Bram Itam dan Merlung masing-masing dua kejadian, serta Senyerang dan Betara yang masing-masing mengonfirmasi satu kejadian.

Secara keseluruhan, total luas lahan yang hangus terbakar di Tanjab Barat selama periode tersebut mencapai 145,5 hektare. Sejalan dengan tingginya frekuensi kebakaran, Batang Asam juga mencatatkan area terbakar paling luas, yakni menyentuh 98,9 hektare.

“Untuk sebaran luas lahan terbakar, setelah Batang Asam ada Kecamatan Renah Mendaluh seluas 27,9 hektare dan Bram Itam seluas 16,5 hektare,” katanya.

Adapun tiga wilayah sisanya mencatatkan kerusakan lahan di bawah dua hektare, yaitu Kecamatan Senyerang seluas 1,5 hektare, Merlung 0,5 hektare, dan Betara 0,2 hektare.

Data historis hingga pertengahan Agustus 2026 ini menempatkan Kecamatan Batang Asam sebagai fokus perhatian utama penanganan dan pencegahan karhutla di Kabupaten Tanjab Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....