Pemkab Muaro Jambi Dukung Percepatan Pelebaran Jalan Lintas Mendalo

  • 20 Agt 2026 10:36 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menegaskan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan pelebaran dan penambahan lajur dua Jalan Simpang Mendalo. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, saat melakukan kunjungan kerja ke ruang rapat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bina Marga Jambi, Pasir Putih, Kota Jambi, Rabu 19 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang digelar pada Mei 2026 bersama anggota DPR RI Dapil Jambi dari Komisi V. Dalam pertemuan kali ini, pembahasan difokuskan pada rencana pembangunan jalur dua dari Exit Tol Pijoan hingga Mendalo Darat, perbatasan Kota Jambi.

Ruas jalan tersebut memiliki posisi strategis karena menjadi bagian dari Lintas Timur Pulau Sumatera yang menghubungkan Jambi dengan Riau, sekaligus jalur Lintas Tengah Sumatera menuju Sumatera Barat.

Bambang Bayu Suseno hadir dalam pertemuan tersebut bersama Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi, Anjar Parbowo. Ia menyampaikan apresiasi terhadap usulan pembangunan jalur dua di kawasan Mendalo hingga perbatasan Kota Jambi.

“Pada tahun 2018 sudah pernah diusulkan, banyak yang menolak. Namun seiring perkembangan zaman dan banyaknya jumlah kendaraan, Pemda siap melakukan sosialisasi. Kalau sekadar pagar, Pemda siap mengganti. Tapi kalau sudah bangunan ruko, harus kita bicarakan. Intinya Pemkab Muaro Jambi sangat mendukung,” tutur Bambang.

Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan kebutuhan masyarakat seiring meningkatnya volume kendaraan dan perkembangan kawasan Mendalo. Bupati juga menegaskan kesiapannya turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang terdampak. Sosialisasi rencananya dimulai dari Simpang Rimbo hingga gerbang tol.

Selain turun ke lapangan, Bambang menyebut akan melakukan koordinasi dengan Gubernur Jambi serta para ketua RT yang berada di sepanjang ruas jalan yang direncanakan untuk pembangunan.Pelebaran Jalan Membutuhkan Lahan hingga 35 Meter Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPJN Jambi Robert E Sihotong memaparkan sejumlah data teknis terkait penanganan ruas jalan.

Untuk segmen Batas Kota Jambi–Simpang Rimbo, jalan memiliki lebar eksisting sekitar 7,5 meter dengan panjang penanganan 2,26 kilometer. Segmen lainnya memiliki lebar eksisting 7,5 meter dengan panjang 7,80 kilometer.

Sementara itu, segmen Batas Kota Jambi–Mendalo Darat–Simpang Tiga memiliki panjang sekitar 0,30 kilometer. Robert menjelaskan, untuk mewujudkan jalan dua jalur dengan standar yang direncanakan, diperlukan pelebaran badan jalan hingga sekitar 30–35 meter.

Rencana tersebut mencakup dua lajur dengan masing-masing lebar 7,5 meter, trotoar 1,5 meter, parit, area pertamanan sekitar 3 meter, serta taman pemisah di tengah jalan dengan lebar 1,5 meter.

“Saat ini tinggal pembebasan lahan atau tanah,” kata Robert.

Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai penting, khususnya dalam proses sosialisasi dan komunikasi dengan masyarakat yang lahannya terdampak pembangunan. Pemkab Muaro Jambi menyatakan siap membantu proses tersebut agar rencana pelebaran Jalan Simpang Mendalo dapat segera direalisasikan demi meningkatkan konektivitas, keselamatan, dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan yang terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....