Sport Tourism Berpeluang Perkuat Pariwisata Indonesia
- 05 Okt 2026 16:25 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pengembangan wisata olahraga atau sport tourism dinilai dapat menjadi salah satu peluang untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di Indonesia. Potensi tersebut didukung oleh kekayaan alam, infrastruktur, serta berbagai penyelenggaraan event olahraga berskala nasional dan internasional.
Dilansir dari Antara, Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan wisata berbasis olahraga. Menurutnya, olahraga saat ini tidak hanya menjadi aktivitas rekreasi, tetapi juga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.
“Peluang ini terasa semakin dekat bagi Indonesia karena gaya hidup masyarakat kita sudah bergerak ke arah yang sama,” kata Widiyanti, Senin 5 Oktober 2026.
Widiyanti menyebut, olahraga menjadi salah satu tema pariwisata yang potensial untuk terus dikembangkan. Secara global, wisata olahraga juga dinilai mampu menarik wisatawan sekaligus meningkatkan pengeluaran selama melakukan perjalanan.
Potensi tersebut terlihat dari sejumlah event olahraga yang telah digelar di Indonesia. Salah satunya MotoGP Mandalika 2025 yang diperkirakan memberikan dampak ekonomi mencapai Rp2,7-Rp4,7 triliun.
Selain itu, penyelenggaraan HYROX Jakarta pada 27-28 Juni 2026 diikuti oleh sekitar 11.500 peserta. Sebanyak 15 persen peserta di antaranya merupakan warga negara asing.
Widiyanti juga menilai bahwa pengembangan sport tourism perlu dilakukan dengan memperhatikan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Event olahraga diharapkan tidak hanya berpusat di destinasi wisata unggulan, tetapi dapat berkembang di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami meyakini bahwa desain besar ini akan menjadi fondasi penting yang semakin memperkuat posisi sports tourism sebagai salah satu motor pertumbuhan pariwisata Indonesia ke depan,” ujar Widiyanti.
Ia menambahkan, pengembangan wisata olahraga masih menghadapi sejumlah tantangan. Tantangan tersebut meliputi pemerataan event, kapasitas akomodasi dan infrastruktur, serta keberlanjutan kunjungan wisatawan setelah event berakhir.
Karena itu, diperlukan standardisasi layanan, profesionalisme penyelenggara, serta pengelolaan risiko yang baik agar event olahraga di Indonesia mampu memenuhi standar internasional. Kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pihak terkait juga dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi sport tourism sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi nasional.
(Siti Safitri - Mahasiswa UHAMKA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....