KAI Wisata Kolaborasikan Wisata Sejarah Kereta Api & Perkebunan di Jawa Barat
- 24 Agt 2026 18:16 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- KAI Wisata meluncurkan program wisata edukasi 'Railway & Plantations: Buitenzorg–Soekaboemi' pada 22–23 Agustus 2026 melalui kolaborasi dengan Jaswita dari Institut Teknologi Bandung.
- Program ini menghubungkan perjalanan kereta api, sejarah, dan destinasi wisata menjadi pengalaman terintegrasi dalam upaya pengembangan rail-based tourism.
- Peserta akan menelusuri keterkaitan sejarah perkeretaapian dengan perkembangan perkebunan dan industri dari Bogor hingga Sukabumi selama perjalanan 2 hari 1 malam.
RRI.CO.ID, Jakarta - KAI Wisata berkolaborasi dengan Jaswita, peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB), dalam program wisata edukasi “Railway & Plantations: Buitenzorg–Soekaboemi”, yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2026. Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya KAI Wisata, dalam mengembangkan rail-based tourism, dengan menghubungkan perjalanan kereta api, sejarah, destinasi, menjadi sebuah pengalaman yang terintegrasi.
Mengusung semangat “A Piece of Railway & Plantations in the Far East That Reshaped the World”, perjalanan selama 2 hari 1 malam ini mengajak peserta, menelusuri keterkaitan sejarah perkeretaapian. Yakni dengan perkembangan perkebunan dan industri dari Buitenzorg (Bogor), hingga Soekaboemi (Sukabumi).
Perjalanan dimulai dari Stasiun Bogor dengan kereta api menuju Sukabumi, dan dilanjutkan dengan eksplorasi sejumlah titik bersejarah. Antara lain Perkebunan dan Pabrik Teh Goalpara, Ubrug, Pabrik dan Perkebunan Gutta-Percha Tjipetir, hingga Stasiun Lama Tjigombong.
Peserta juga mengikuti short course “All About Tea”, serta historical storytelling. Mengenai perkembangan perkebunan, keluarga planter Kerkhoven, dan jejak industri di kawasan itu.
Kegiatan dihadiri oleh Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji, dan Direktur Komersial KAI Wisata, Hetty Herawati, serta diikuti peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari perwakilan kedutaan besar, komunitas pecinta heritage, pengurus sekolah, hingga pelaku usaha pariwisata.
Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji, mengatakan program itu merupakan salah satu bentuk pengembangan pengalaman perjalanan. Yang memadukan sejarah, edukasi, wisata, dan minat khusus.
“Dengan paket trip ini, KAI Wisata mencoba mengkolaborasikan edukasi sejarah perkeretaapian, wisata, dan hobi, untuk menghadirkan pengalaman baru. Melalui storytelling dan interaksi langsung yang berkesan,” ujar Raden Agus Dwinanto Budiadji.
Bagi KAI Wisata, jaringan kereta api memiliki potensi lebih dari sekadar moda transportasi. Kereta api dapat menjadi backbone yang menghubungkan destinasi, sekaligus menggerakkan ekosistem pariwisata di sepanjang koridor perjalanan, mulai dari heritage, akomodasi, kuliner dan UMKM, hingga komunitas serta berbagai pengalaman lokal.
Melalui kolaborasi bersama Jaswita, sejarawan, komunitas heritage, pengelola destinasi, dan pelaku pariwisata, KAI Wisata akan terus mengeksplorasi pengembangan perjalanan tematik berbasis kereta, di berbagai daerah. Railway & Plantations menjadi salah satu contoh, bagaimana perjalanan kereta dapat dikembangkan menjadi pengalaman, yang tidak hanya membawa wisatawan menuju destinasi, tetapi juga membuka kembali cerita, dan sejarah Indonesia di sepanjang jalur kereta api.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....