Kemenpar Tetapkan Jakarta dan Bali Jadi Contoh Pengembangan Wisata Kebugaran

  • 26 Jul 2026 21:32 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Kementerian Pariwisata RI menetapkan Jakarta dan Bali sebagai lokus awal pengembangan ekosistem wisata kebugaran.
  • Pemilihan Jakarta dan Bali didasarkan pada tingkat kesiapan industri tertinggi dan karakteristik yang saling melengkapi.
  • Program ini merupakan inisiatif untuk mengembangkan sektor pariwisata kebugaran sebagai daya tarik wisata unggulan Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menetapkan Jakarta dan Bali menjadi daerah pusat percontohan pengembangan wisata kebugaran di Indonesia. Demikian seperti yang disampaikan oleh Juru Bicara Kemenpar RI, Nia Niscaya.

"Jakarta dan Bali kami tetapkan sebagai lokus awal pengembangan ekosistem wisata kebugaran pada tahun 2026-2027 karena keduanya memiliki tingkat kesiapan industri yang paling tinggi dan karakteristik yang saling melengkapi," ujar Nia, dilansir dari Antara, pada Minggu 26 Juli 2026.

Ia menjelaskan bahwa Bali dikenal sebagai destinasi kebugaran kelas dunia. Bali memiliki keunggulan yang bertumpu pada kekayaan alam, budaya, layanan spa, yoga, hingga tradisi kesehatan yang berakar pada kearifan lokal.

Sementara itu, Jakarta dinilai memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang utama wisatawan internasional. Jakarta juga dianggap sebagai pusat bisnis dan layanan kesehatan modern.

"Fokus Kementerian Pariwisata bukan semata-mata membangun destinasi kebugaran. Yang lebih penting adalah membangun ekosistem usaha kebugaran yang kuat dan berkelanjutan," katanya.

Jakarta dan Bali dianggap sebagai lokasi yang tepat untuk memulai inisiatif ini. Hal tersebut lantaran Kemenpar ingin membangun model pengembangan ekosistem kebugaran yang terintegrasi. Ekosistem ini nantinya akan direplikasi dan menjadi model percontohan bagi sejumlah destinasi lain di Indonesia.

"Harapannya, keberhasilan model ini akan mempercepat pengembangan wisata kebugaran secara nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi kebugaran berkelas dunia yang mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan," ucap Nia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....