Kemenpar Berencana Rekonstruksi Rumah Proklamasi, Jadikan Pusat Sejarah-Edukasi
- 26 Jul 2026 21:32 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Kementerian Kebudayaan RI merencanakan rekonstruksi Rumah Proklamasi untuk dijadikan pusat sejarah dan edukasi nasional.
- Tim rekonstruksi terdiri dari arsitek, sejarawan, dan arkeolog untuk memastikan keaslian dan nilai edukatif proyek.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kebudayaan (Kemenpar) RI berencana melakukan rekonstruksi Rumah Proklamasi dan menjadikannya sebagai pusat sejarah dan edukasi. Museum itu rencananya dibangun menghadap ke Monumen Proklamasi Soekarno-Hatta dan Monumen Petir. Tujuannya adalah agar membentuk satu kesatuan kawasan sejarah utuh yang menarasikan peristiwa Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.
Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon menyampaikan bahwa proses rekonstruksi Rumah Proklamasi akan melibatkan tim perencanaan. Mereka terdiri dari arsitek, sejarawan, hingga arkeolog.
"Diskusi-diskusi telah dilakukan dan mudah-mudahan bisa segera kita realisasikan pembangunan (replika) Rumah Proklamasi," ujar Menbud Fadli Zon, dikutip dari Antara.
Ia meminta tim perencanaan mengarahkan rekonstruksi Rumah Proklamasi untuk menghadirkan kembali bangunan tempat pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan RI. Bangunan tersebut nantinya akan dijadikan sebagai Museum Proklamasi, yang terintegrasi dengan Monumen Proklamasi Soekarno-Hatta dan Monumen Petir.
Rumah Proklamasi rencananya diposisikan sebagai cermin bagi Monumen Proklamasi, guna menghadirkan narasi yang jelas di dalam kompleks Taman Proklamasi. Selain itu, alur pengunjung akan dirancang mengikuti alur edukasi sejarah tentang kronologi peristiwa pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan RI.
Kemenpar juga akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lain, untuk membahas status kepemilikan lahan tempat Rumah Proklamasi akan dibangun kembali. Termasuk dengan Kementerian Sekretariat Negara dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....