Pasar Indonesia Dinilai Strategis bagi Pengembangan Pariwisata Global

  • 06 Mei 2026 15:04 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Berbagai pengalaman wisata untuk Turis Indonesia terus ditawarkan yang lebih beragam dari berbagai tempat wisata. Dengan populasi Indonesia yang mencapai sekitar 280 juta jiwa, pasar ini dinilai sangat strategis bagi sektor pariwisata.

Salah satu yang menawarkan liburan menarik untuk Turis Indonesia yaitu Pemerintah Taiwan, yang mana saat ini Taiwan tengah memperkuat upaya menarik wisatawan Indonesia dengan memanfaatkan potensi pasar domestik yang besar.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, delegasi industri pariwisata Taiwan yang terdiri dari maskapai, agen perjalanan, dan pelaku industri menggelar rangkaian promosi di Indonesia pada 30 April hingga 7 Mei 2026. Kegiatan ini mencakup Taiwan Travel Fair di PIK Avenue serta workshop pariwisata di Jakarta dan Medan.

Langkah ini sejalan dengan tren masyarakat Indonesia yang mulai merencanakan liburan keluarga sejak pertengahan tahun untuk periode libur sekolah. Taiwan pun memanfaatkan momentum tersebut dengan memperkenalkan destinasi dan aktivitas wisata yang lebih luas.

Director of Taiwan Tourism Information Center in Jakarta, Abe Chou, mengatakan kerja sama antara pihaknya dan agen perjalanan menjadi fondasi penting dalam mengembangkan pasar Indonesia.

“Jumlah wisatawan Indonesia ke Taiwan terus meningkat, namun masih terkonsentrasi di destinasi ikonik,” kata Abe melalui keterangan tertulis, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menyebut destinasi populer seperti Taipei 101, Alishan, dan Sun Moon Lake masih menjadi tujuan utama wisatawan Indonesia.

Padahal, menurutnya, Taiwan memiliki banyak alternatif destinasi lain yang belum banyak dikenal, seperti Taichung, Tainan, Kaohsiung, hingga wilayah timur seperti Hualien yang menawarkan keindahan alam.

Selain itu, Taiwan juga mengembangkan konsep wisata ramah Muslim sebagai salah satu strategi utama untuk menarik wisatawan Indonesia.

Abe menambahkan, workshop pariwisata yang digelar menjadi ajang business to business (B2B) untuk memperkuat kerja sama antara pelaku industri, termasuk travel agent dan media.

“Sekarang paket wisata tidak hanya konvensional, tapi juga berbasis tema seperti perjalanan insentif, program pelajar, hingga perjalanan grup dengan konsep khusus,” jelasnya.

Dari sisi capaian, jumlah wisatawan Indonesia ke Taiwan pada 2025 tercatat sekitar 230 ribu orang, melampaui angka sebelum pandemi COVID-19. Untuk tahun 2026, angka tersebut ditargetkan meningkat menjadi 250 ribu wisatawan.

Strategi promosi juga diperkuat melalui kampanye digital “Taiwan Waves of Wonder” yang melibatkan influencer dan key opinion leader (KOL) di Indonesia.

Sementara itu, Deputy Representative Taipei Economic and Trade Office in Indonesia, Trust H.J. Lin, menegaskan dukungan pemerintah Taiwan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia.

“Kami tidak hanya memperkuat promosi, tetapi juga menghadirkan kemudahan bagi wisatawan, termasuk fasilitas visa dan pengembangan wisata ramah Muslim,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai kegiatan internasional seperti konser dan acara budaya juga dimanfaatkan untuk menarik minat wisatawan Indonesia.

Menurutnya, tren kunjungan wisatawan Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif, bahkan telah melampaui level sebelum pandemi.

“Indonesia adalah pasar yang sangat potensial. Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan minat wisata luar negeri yang meningkat, kami optimistis jumlah wisatawan akan terus bertambah,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....