'Walking Tour' Tren Baru Wisata Kota di Jakarta
- 27 Apr 2026 20:39 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Fenomena berjalan kaki menelusuri sudut-sudut kota kini tengah menjadi tren gaya hidup baru yang digandrungi masyarakat urban di Jakarta.
Kegiatan ini bukan sekadar aktivitas olahraga ringan, melainkan sebuah perjalanan naratif yang menghubungkan individu dengan memori kolektif ruang publik. Dengan berjalan kaki, para peserta dapat mengamati detail arsitektur dan sejarah yang sering kali terlewatkan saat menggunakan kendaraan bermotor.
Ketua Kelompok Pemerhati Budaya dan Museum Indonesia (KPBMI), Dhanu Wibowo, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap warisan budaya. "Kami ingin mengajak warga untuk kembali 'mengenali' kotanya sendiri dengan cara yang lebih intim dan edukatif," ujar Dhanu saat ditemui ditengah kegiatan "Walking Her Story" pada Sabtu 25 April 2026.
Lebih lanjut ia menilai bahwa keterikatan emosional antara warga dan bangunan bersejarah sangat penting demi keberlangsungan pelestarian cagar budaya.
Dhanu Wibowo menambahkan bahwa melalui walking tour, masyarakat juga diajak untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan dan ramah pejalan kaki. "Aktivitas positif ini secara tidak langsung mendorong pemerintah untuk menyediakan fasilitas trotoar yang lebih layak dan nyaman bagi semua kalangan," jelas Dhanu di sela-sela kegiatan. Selain aspek edukasi, kegiatan ini menjadi wadah interaksi sosial yang sehat bagi komunitas lintas generasi untuk saling bertukar pikiran.
Antusiasme peserta yang terus meningkat menunjukkan bahwa ada kerinduan akan konten wisata yang memiliki kedalaman nilai informasi. Setiap rute yang dipilih biasanya memiliki tema spesifik, mulai dari kuliner legendaris, jejak tokoh pahlawan, hingga perkembangan transportasi publik. Peserta pun tampak menikmati setiap penjelasan dari pemandu yang mengupas tuntas fakta unik di balik tembok-tembok kusam bangunan tua.
Ke depan, fenomena ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah tersembunyi yang memiliki potensi sejarah tinggi. Dengan dukungan penuh dari para pemerhati budaya, Jakarta dapat bertransformasi menjadi kota yang tidak hanya modern, tetapi juga menghargai setiap helai sejarahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....