Prakiraan Cuaca Perairan DKI Jakarta dan Utara Jawa Barat 4 Oktober 2026

  • 04 Okt 2026 11:13 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID.Jakarta, Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta memprakirakan kondisi cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan perairan utara Jawa Barat dalam 24 jam ke depan, mulai Minggu (4/10/2026), secara umum berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.

Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Laras Kinanthi, mengatakan angin di wilayah perairan tersebut secara umum bertiup dari arah timur laut hingga tenggara.

Kecepatan angin maksimum diprakirakan mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam di wilayah Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi-Karawang, Perairan Subang, dan Perairan Indramayu. Sementara itu, kecepatan angin di Perairan Cirebon diprakirakan dapat mencapai 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam.

Untuk kondisi gelombang laut, seluruh wilayah perairan yang diprakirakan, yakni Perairan Kepulauan Seribu, Bekasi-Karawang, Subang, Indramayu, hingga Cirebon, berada dalam kategori rendah dengan ketinggian 0,5 hingga 1,25 meter.

Sementara itu, kondisi pasang surut di wilayah pesisir Jakarta juga perlu menjadi perhatian masyarakat. Ketinggian pasang maksimum diprakirakan mencapai 0,9 meter pada pukul 16.00 WIB, sedangkan pasang minimum sekitar 0,2 meter diprakirakan terjadi pada pukul 02.00 WIB dini hari.

Masyarakat pesisir Jakarta diminta mewaspadai potensi banjir pesisir atau banjir rob akibat fenomena pasang maksimum air laut. Potensi banjir rob tersebut diprakirakan berakhir pada 4 Oktober 2026, dengan puncak pasang maksimum terjadi pada rentang pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Sejumlah wilayah yang perlu mengantisipasi potensi banjir rob meliputi Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok.

Fenomena banjir pesisir tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat serta kelancaran transportasi, khususnya di sekitar kawasan pelabuhan dan pesisir.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat periode pasang maksimum, serta mengikuti informasi dan peringatan cuaca resmi BMKG Maritim Tanjung Priok Jakarta.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....