Prakiraan Cuaca Maritim Teluk Jakarta dan Utara Jawa Barat 2 Oktober 2026
- 02 Okt 2026 08:42 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID.Jakarta. Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Rangga Setya Pratama, menyampaikan prakiraan cuaca wilayah perairan DKI Jakarta dan perairan utara Jawa Barat yang berlaku mulai 2 Oktober 2026 hingga 24 jam ke depan.
Secara umum, kondisi cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan perairan utara Jawa Barat diprakirakan berawan. Angin secara umum bertiup dari arah timur laut hingga tenggara.
Kecepatan angin maksimum diprakirakan mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam di sejumlah wilayah, yakni Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi-Karawang, Perairan Subang, dan Perairan Indramayu.
Sementara itu, angin dengan kecepatan maksimum hingga 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam berpotensi terjadi di Perairan Cirebon.
Untuk kondisi gelombang laut, seluruh wilayah perairan DKI Jakarta dan utara Jawa Barat yang masuk dalam prakiraan berada dalam kategori rendah, dengan ketinggian gelombang sekitar 0,5 hingga 1,25 meter.
Kondisi gelombang rendah tersebut diprakirakan terjadi di Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi-Karawang, Perairan Subang, Perairan Indramayu, serta Perairan Cirebon.
Meski demikian, masyarakat pesisir dan pengguna jasa transportasi laut tetap diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan kondisi perairan, terutama saat melakukan aktivitas di laut.
Selain kondisi cuaca dan gelombang, perhatian khusus diberikan terhadap kondisi pasang surut di wilayah pesisir Jakarta.
Berdasarkan prakiraan, pasang maksimum air laut dapat mencapai sekitar 1 meter pada pukul 13.00 WIB. Sementara itu, pasang minimum dengan ketinggian sekitar 0,3 meter diprakirakan terjadi pada pukul 02.00 WIB dini hari.
Rangga mengatakan masyarakat perlu mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob akibat fenomena pasang maksimum tersebut.
“Dimohon waspada terhadap adanya potensi banjir pesisir atau banjir rob akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut,” ujar Rangga dalam penyampaian prakiraan cuaca.
Potensi banjir pesisir atau rob tersebut diprakirakan masih dapat terjadi hingga 4 Oktober 2026. Periode puncak pasang maksimum diprakirakan berlangsung pada pukul 11.00 hingga 16.00 WIB.
Sejumlah wilayah pesisir Jakarta yang perlu mengantisipasi potensi banjir rob antara lain Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok.
Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir Jakarta diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprakirakan terjadi hingga 4 Oktober 2026. Potensi rob tersebut berkaitan dengan fenomena pasang maksimum air laut yang terjadi di wilayah pesisir Jakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....