Dari Kunjungan ke RRI, David Ingin Belajar Podcast
- 29 Sep 2026 15:47 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Kunjungi RRI Jakarta, Siswa Brilliant School Tertarik Dunia Podcast
- Dikira Jadul, Siswa Brilliant School Terpukau Teknologi Radio RRI
- Siswa Brilliant School Kenal Dunia Penyiaran di RRI Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Selama ini radio bagi David identik dengan sesuatu yang kuno. Gambaran itu berubah setelah siswa kelas 11 IPS Brilliant School tersebut berkunjung langsung ke Gedung RRI Jakarta, Selasa, 29 September 2026.
Di tengah aktivitas penyiaran, David melihat sendiri bagaimana studio radio ditata dan berbagai peralatan digunakan untuk mendukung produksi siaran. Dari sana, muncul pemahaman baru bahwa radio tidak berhenti pada perangkat konvensional, tetapi terus mengikuti perkembangan teknologi digital.
“Yang menarik itu set-up dan peralatan radionya. Selama ini saya kira radio masih jadul, ternyata sudah mengikuti perkembangan dunia digital,” kata David.
Kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang tidak sekadar melihat-lihat lingkungan kerja. Bagi David, berada di RRI justru membuka ketertarikan baru terhadap dunia penyiaran, khususnya podcast.
Di sekolah, David mengaku paling menyukai pelajaran Bahasa Inggris. Namun, setelah melihat secara langsung aktivitas di lingkungan radio, ia mulai membayangkan dirinya mencoba membuat konten audio.
“Saya jadi tertarik dengan podcast. Mungkin bisa mulai belajar dari sekarang,” ujarnya.
Pengalaman David menjadi salah satu gambaran bagaimana pembelajaran di luar kelas dapat membuka wawasan siswa terhadap bidang yang sebelumnya belum mereka kenal secara langsung.
Guru Brilliant School, Devita Loka, mengatakan kunjungan ke RRI merupakan bagian dari pengalaman belajar yang diberikan kepada siswa. Menurutnya, siswa tidak hanya membutuhkan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai lingkungan dan bidang pekerjaan.
“Anak-anak bisa mendapatkan pengalaman baru, bertemu dengan orang-orang dari lingkungan yang berbeda, sekaligus mengetahui seperti apa dunia penyiaran secara langsung,” ujar Devita.
Brilliant School merupakan sekolah homeschooling di Jakarta Barat yang memiliki jenjang SD, SMP, dan SMA, yang setara dengan Paket A, Paket B, dan Paket C.
Dalam proses pembelajarannya, sekolah menyesuaikan kegiatan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing siswa. Pembelajaran dapat dilakukan secara individual bersama guru, maupun melalui kegiatan bersama.
Salah satunya melalui kelas vokasi yang berkaitan dengan teknologi. Pembelajaran tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal keterampilan teknologi, termasuk program vokasi IT Basic Microsoft.
Pendekatan pembelajaran juga diterapkan dengan memperhatikan kemampuan setiap anak. Guru terlebih dahulu melihat kebutuhan siswa sebelum menentukan bentuk kegiatan dan pendampingan yang diberikan.
Tidak hanya kemampuan akademik, pengembangan kemampuan dasar dan motorik juga menjadi bagian dari proses pembelajaran. Siswa dapat memperoleh latihan yang disesuaikan dengan kebutuhannya, seperti menggunting kertas mengikuti pola, menggunakan alat tulis, serta aktivitas lainnya.
Keberagaman kemampuan siswa juga menjadi bagian dari lingkungan belajar Brilliant School. Sekolah menerima siswa dengan kemampuan dan kebutuhan yang beragam, kemudian memberikan pendampingan sesuai kondisi masing-masing.
Dalam beberapa kegiatan, pendampingan juga dapat melibatkan orang tua agar proses pembelajaran dan perkembangan kemampuan anak dapat berjalan secara bersama.
Selain pembelajaran akademik dan keterampilan, sekolah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat melalui kegiatan dan perlombaan. Sejumlah siswa dipersiapkan mengikuti berbagai kompetisi, di antaranya stand up comedy dan cerdas cermat.
Bagi Devita, pengalaman seperti kunjungan ke RRI dapat menjadi bagian penting dalam membantu siswa mengenali berbagai kemungkinan untuk masa depannya.
Terlebih bagi siswa kelas 10 dan kelas 12, pengenalan terhadap dunia kerja dan berbagai bidang profesi dapat menjadi pengalaman yang membantu mereka melihat pilihan pendidikan maupun aktivitas yang ingin ditekuni setelah menyelesaikan sekolah.
Bagi David sendiri, kunjungan ke RRI meninggalkan kesan lain. Ia tidak hanya membawa pulang pengetahuan tentang perkembangan teknologi radio, tetapi juga ketertarikan baru untuk mencoba podcast.
Ia juga mengaku terkesan dengan orang-orang yang ditemuinya selama berada di RRI.
“Timnya keren, kompak, dan energinya terasa. Semoga makin berjaya dan makin maju,” ujar David.
Kunjungan pada Selasa itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar perjalanan keluar sekolah. Bagi David, satu kunjungan singkat telah mengubah cara pandangnya terhadap radio sekaligus membuka sebuah kemungkinan baru: belajar podcast dan mengenal lebih jauh dunia penyiaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....