Cegah Pemotor Putar Balik, Warga Minta Taman Kolong FO Pesing Ditutup Total
- 28 Sep 2026 16:50 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Warga meminta taman di kolong flyover (FO) Pesing, Jakarta Barat, yang dijadikan jalan pintas bagi pengendara ditutup total untuk mencegah pemotor menggunakan area tersebut sebagai jalur putar balik.
Permintaan ini disampaikan mengingat masih banyak ditemukan pemotor yang melintas di taman tersebut untuk berpindah arah.
Warga sekitar, Wirna, menilai aktivitas tersebut dapat membahayakan pengguna jalan lain, terutama karena dilakukan secara tiba-tiba dan berlawanan arah dengan kendaraan yang melintas.
“Ya membahayakan pengendara lain lah, terutama kan itu kan ada yang lawan arah, terus tiba-tiba belok enggak ngelihat-lihat,” kata Wirna saat ditemui RRI di lokasi, Senin, 28 September 2026.
Menurutnya, sejauh ini belum ada kecelakaan akibat aktivitas tersebut. Namun, kondisi itu tetap perlu diantisipasi agar tidak sampai menimbulkan korban.
“Kalau bisa itu ditutup, jangan sampai seperti itu. Takutnya kan kita enggak tahu korban, takut ada korban nanti bagaimana,” ujarnya.
Wirna menyebut penggunaan taman sebagai jalan pintas awalnya dilakukan oleh satu atau dua pengendara. Kebiasaan tersebut, lanjut dia, kemudian diikuti pengendara lain yang ingin menghemat waktu perjalanan.
“Kalau bisa itu segera ditutup total biar lebih sigap mengatur lalu lintasnya, supaya sama-sama enak semuanya yang memakai jadi aman. Kalau seperti itu, yang menyeberang juga jadi takut,” ujar Wirna.
Diberitakan sebelumnya, Taman di kolong flyover (FO) Pesing, Jakarta Barat, kerap dimanfaatkan banyak pengendara sepeda motor sebagai jalur pintas untuk melalukan putar balik di kawasan tersebut.
Pengendara nakal itu memilih melintasi area taman lantaran dinilai dapat menghemat bensin sekaligus mempersingkat waktu tempuh.
Pasalnya, jika mengikuti jalur yang sudah disediakan, mereka harus menempuh perjalanan sekitar 500 meter untuk mencari lokasi putar balik yang semestinya.
Berdasarkan pantauan RRI Jakarta di lokasi pada Senin, 28 September 2026 sekitar pukul 14.24 WIB, banyak pemotor memotong jalan dari area taman untuk berpindah arah.
Padahal, di lokasi tersebut telah dipasang tiga barier beton yang berjejer guna mencegah kendaraan melintas di area taman. Namun ternyata, barier itu belum menutup seluruh akses sehingga masih terdapat celah yang dapat dilalui sepeda motor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....