Commuter Line Cikarang Tertemper Orang di Jalur Karet
- 21 Sep 2026 19:39 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Seseorang tertemper di jalur kereta api Commuter Line Cikarang relasi Cikarang-Kampung Bandan pada Senin, 21 September 2026, pukul 14.20 WIB di sekitar perlintasan Stasiun Karet, Jakarta Pusat.
- Insiden melibatkan Commuter Line Cikarang nomor perjalanan 5547C yang sedang melintas di jalur KA Km 1+800/700 lintas Stasiun Manggarai-Stasiun Tanah Abang.
- Petugas Stasiun Sudirman Baru/BNI City langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan Polsek Tanah Abang dalam menangani insiden tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Commuter Line Cikarang relasi Cikarang-Kampung Bandan tertemper seseorang di jalur kereta api sekitar perlintasan Stasiun Karet, Jakarta Pusat, Senin, 21 September 2026, sekitar pukul 14.20 WIB. Peristiwa terjadi di jalur KA Km 1+800/700 lintas Stasiun Manggarai-Stasiun Tanah Abang.
KAI Commuter menyebut insiden tersebut melibatkan Commuter Line Cikarang nomor perjalanan 5547C yang sedang melintas. Setelah kejadian, petugas Stasiun Sudirman Baru/BNI City langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan Polsek Tanah Abang.
Penemper yang mengalami luka berat kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RSCM untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
KAI Commuter juga melakukan pemeriksaan terhadap sarana KRL untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan. Setelah pemeriksaan selesai, Commuter Line Cikarang nomor 5547C dinyatakan aman dan dapat kembali melanjutkan perjalanan.
| Baca juga: Stasiun KRL Karet Ditutup |
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengimbau masyarakat tidak berada maupun beraktivitas di sekitar jalur rel. Larangan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang mengatur larangan berada di ruang manfaat jalur kereta api.
KAI Commuter mengingatkan masyarakat agar menjauhi area jalur rel demi menjaga keselamatan diri sekaligus keamanan perjalanan kereta api.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....