Napak Tilas Proklamasi Jakpus, Arifin Ajak Jaga Semangat Kemerdekaan

  • 16 Agt 2026 16:52 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin membuka kegiatan Napak Tilas Proklamasi Tahun 2026 pada Minggu 16 Agustus 2026 di Gedung Joang 45 dengan tema 'Refleksi Kemerdekaan, untuk Masa Kini dan Nanti'.
  • Napak tilas menjadi momentum penting untuk mengingat kembali perjuangan para pendiri bangsa dan nilai-nilai kemerdekaan.
  • Kemerdekaan dipandang bukan hanya sebagai warisan yang dinikmati, melainkan juga sebagai amanah yang harus dijaga bersama oleh seluruh masyarakat Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta – Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, membuka kegiatan Napak Tilas Proklamasi Tahun 2026, di Gedung Joang 45, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, pada Minggu 16 Agustus 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Refleksi Kemerdekaan, untuk Masa Kini dan Nanti”.

Arifin mengatakan, napak tilas menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendiri bangsa. Menurutnya, kemerdekaan bukan hanya warisan yang dinikmati, tetapi juga amanah yang harus dijaga bersama.

“Dengan tagline ‘Napak Tilas: Kirab Jejak Juang Bangsa’, mengajak kita menjadikan setiap langkah hari ini sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri bangsa sekaligus komitmen untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” kata Arifin.

Ia menilai, kehadiran peserta dari berbagai generasi menjadi simbol bahwa semangat perjuangan harus terus diteruskan. Nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air dinilai penting untuk menghadapi tantangan saat ini.

“Kehadiran dari berbagai generasi dalam satu barisan merupakan simbol bahwa semangat perjuangan tidak pernah terputus oleh zaman. Nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air harus terus hidup di tengah tantangan masa kini,” ujarnya.

Arifin berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda sekaligus memperkuat identitas Jakarta sebagai kota yang memiliki perjalanan sejarah panjang. Selain itu, Ia juga mendorong tumbuhnya kepedulian generasi muda terhadap sesama.

Sementara itu, putri Mohammad Hatta, Halida Nuriah Hatta, mengingatkan tentang cita-cita para pendiri bangsa untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat. Menurutnya, kualitas kehidupan bangsa tidak hanya diukur dari kecerdasan, tetapi juga dari karakter dan kehidupan sosial masyarakat.

“Kita bangun jiwa kita untuk membangun Indonesia yang ke depannya harus bersih, akuntabel, sebagai bangsa yang bisa dipercaya, bangsa yang cinta tanah air, dan cinta kebudayaan kita,” ujar Halida.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....