Lahan Kritis Jadi Produktif, Tangkiling Hasilkan Ratusan Ton Komoditas Pertanian
- 16 Sep 2026 03:48 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Lahan kritis di kawasan Tangkiling, Kalimantan Tengah, yang sebelumnya memiliki kondisi tanah ekstrem, kini kembali dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian setelah melalui proses pemulihan secara bertahap.
Upaya tersebut dilakukan Bumibaru sejak September 2023 dengan memperbaiki kondisi tanah sekaligus mengembalikan fungsi biologisnya agar kembali mendukung pertumbuhan tanaman.
Dalam waktu delapan bulan, tingkat keasaman atau pH tanah meningkat dari 4,40 menjadi 6,01. Perbaikan kondisi tersebut turut mendukung tingkat kelangsungan hidup tanaman yang mencapai 94 persen.
CEO Bumibaru, Ramavito Mountaino, mengatakan kondisi lahan yang terlihat tandus tidak selalu menunjukkan bahwa tanah tersebut sudah kehilangan seluruh potensinya.
“Tanah tidak pernah benar-benar rusak total. Dia hanya belum menemukan cara yang tepat untuk hidup lagi,” ujar Ramavito melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 15 September 2026.
Menurut Ramavito, proses pemulihan dilakukan dengan mengembalikan bahan organik ke dalam tanah. Sisa hasil panen seperti batang dan daun pisang, lanjut dia, serta buah yang tidak layak dijual, dimanfaatkan kembali sebagai bagian dari proses tersebut.
“Upaya itu kemudian didukung penggunaan mineral dan bakteri untuk membantu mengembalikan aktivitas biologis tanah secara bertahap,” ucapnya.
Setelah proses pemulihan berjalan, lahan tersebut mulai menghasilkan berbagai komoditas pertanian. Hingga saat ini, total produksi telah mencapai lebih dari 307 ribu kilogram, antara lain berupa pisang, nanas, dan semangka.
Selain mengembalikan fungsi lahan, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Budidaya melibatkan petani lokal sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru di kawasan yang sebelumnya tidak produktif.
“Hasil pemulihan di Tangkiling selanjutnya menjadi dasar bagi Bumibaru untuk mengembangkan metode tersebut sebagai layanan restorasi lahan bagi pemilik aset lainnya,” ujarnya.
Melalui pendekatan tersebut, lahan yang selama ini dianggap tidak produktif diupayakan kembali memiliki nilai guna, baik untuk kegiatan pertanian maupun sebagai sumber manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.
Informasi mengenai Bumibaru dan layanan restorasi lahannya dapat diakses melalui bumibaru.co serta halaman LinkedIn Bumibaru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....