Posyandu Remaja RW 11 Jadi Benteng Cegah Tawuran
- 14 Sep 2026 11:13 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Posyandu Remaja RW 11 menjadi wadah edukasi dan pencegahan kenakalan remaja di lingkungan setempat.. Kegiatan tersebut digelar untuk memberikan ruang aman bagi remaja sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang berisiko memengaruhi generasi muda.
Ketua Pelaksana Posyandu Remaja RW 11, Huzaifa Ramdan, mengatakan kegiatan ini dibentuk sebagai sarana edukasi dan pendampingan bagi remaja di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan Posyandu Remaja diharapkan dapat mendorong anak muda untuk saling mendukung dan membangun lingkungan yang lebih positif.
"Tujuannya untuk mengedukasi para remaja yang ada di wilayah RW 11, di mana wilayah ini memiliki banyak kasus seperti tawuran, seks bebas, dan sejenisnya. Maka dari itu, kami mengadakan kegiatan Posyandu Remaja ini," ujar Huzaifa, Sabtu, 12 September 2026.
Posyandu Remaja RW 11 Perkuat Edukasi
Huzaifa menjelaskan, Posyandu Remaja tidak hanya diarahkan pada pemeriksaan kesehatan fisik. Kegiatan berbasis komunitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan agar remaja memiliki pengetahuan dan kepedulian untuk menghindari perilaku berisiko.
Menurut Huzaifa, keterlibatan remaja menjadi bagian penting dalam keberlangsungan program tersebut. Remaja tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga dapat berperan dalam membangun komunikasi dan memberikan edukasi kepada teman sebaya di lingkungan mereka.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi remaja untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Dengan komunikasi yang lebih terbuka, berbagai persoalan sosial yang berpotensi melibatkan remaja dapat dikenali dan dicegah sejak dini.
Harapan Lingkungan Lebih Aman
Huzaifa berharap Posyandu Remaja dapat memberikan dampak positif secara bertahap terhadap kehidupan sosial di RW 11. Ia ingin lingkungan tersebut menjadi tempat yang aman, damai, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.
"Harapan ke depannya semoga wilayah ini makmur, sejahtera, damai, dan tidak ada lagi yang namanya tawuran atau seks bebas," ucap Huzaifa.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para remaja yang bersedia hadir dan meluangkan waktu secara sukarela untuk mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi anak muda menjadi modal penting untuk membangun lingkungan yang lebih baik dari tingkat komunitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....